
Sekda Banyuasin: Pemkab berdayakan lahan ponpes untuk tanam jagung

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), memberdayakan lahan di sekitar pondok pesantren (ponpes) untuk menanam jagung sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Pondok pesantren di kabupaten ini memiliki lahan cukup luas dan banyak sumber daya manusia, potensi itu perlu dimanfaatkan untuk menambah produksi beras, jagung, dan bahan pangan lainnya," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuasin Erwin Ibrahim di Pangkalan Balai, Selasa.
Dia menjelaskan salah satu pondok pesantren yang mulai dimanfaatkan lahannya untuk menanam jagung yakni Ponpes Qodratullah di Desa Langkan, Kecamatan Banyuasin III.
Kegiatan penanaman di lahan ponpes tersebut mencapai tiga hektare dengan mendapat pendampingan dari personel Polres Banyuasin.
"Melihat kondisi lahan yang cukup subur, pembinaan yang baik, serta didukung sarana dan prasarana memadai, dari lahan ponpes itu ditargetkan panen jagung mencapai 5 - 6 ton per hektare," ujarnya.
Menurut dia, ketahanan pangan yang dicapai saat ini akan terus diperkuat dengan memanfaatkan lahan yang kurang produktif dan meningkatkan sinergisitas dengan berbagai pihak, seperti Polres dan Kodim Banyuasin, pengurus ponpes, serta lainnya.
Kabupaten Banyuasin saat ini menjadi salah satu wilayah prioritas dalam peta ketahanan pangan nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto.
Berdasarkan data, kata dia, sepanjang 2025 ini pihaknya berhasil mengembangkan 512 hektare kebun jagung dengan produksi mencapai sembilan juta ton jagung.
"Sebelumnya, daerah ini juga berhasil menjadi salah satu lumbung beras nasional dengan produksi sekitar satu juta ton beras per tahun," jelas Sekda Erwin Ibrahim.
Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
