Palembang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muara Enim melanjutkan pemadaman lahan terbakar seluas seluas 6 hektare di Desa Suka Jadi, Kecamatan Sungai Rotan sejak 26 Juli 2025.
Kepala BPBD Muara Enim Abdurrozieq di Muara Enim, Jumat, mengatakan pemadaman terus dilakukan dikarenakan jarak pandang sudah terbatas. Luas lahan yang terbakar masih berkisar 6 hektare dengan vegetasi semak belukar dan pohon gelam.
Upaya pemadaman yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir tak hanya melalui darat, tapi juga mengandalkan helikopter water bombing.
"Pemadaman dari darat menggunakan sumber air dari kanal. Pemadaman kemarin juga dilakukan helikopter dengan 26 kali water bombing dari udara. Kondisi hingga akhir pemadaman masih berasap," katanya.
Dalam pemadaman itu, satgas darat menurunkan personel dari tim BKO BPBD posko Gelumbang dan Sungai Rotan sebanyak 12 orang, Koramil 404-01 Gelumbang 35 orang, Polsek Sungai Rotan 5 orang, MPA 5 orang, damkar PT R6B 5 orang dan masyarakat setempat.
Karhutla di wilayah itu sebelumnya sempat meluas ke Desa Petar Luar. Namun, upaya pemadaman yang dilakukan berhasil menuntaskan wilayah tersebut. Seluruh personel kini hanya fokus memadamkan wilayah Suka Jadi.
"Mudah-mudahan hari ini bisa dipadamkan oleh satgas darat dan udara," ujarnya.
Secara keseluruhan, karhutla di Muara Enim sudah 12 kali terjadi. Karhutla terjadi 4 kecamatan, yakni Lembak, Kelekar, Gelumbang, dan Sungai Rotan. Pihaknya juga terus mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
Kebakaran lahan di Sungai Rotan Muara Enim masih terjadi, BPBD sebut sudah hanguskan 6 hektare
Tim Satgas melakukan pemadaman api karhutla di Desa Suka Jadi, Kabupaten Muara Enim, Sumsel, Kamis. ANTARA/HO-BPBD Muara Enim
