Palembang (ANTARA) - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Provinsi Sumatra Selatan mendorong kesetaraan hak pekerja perempuan di industri sawit di wilayah tersebut.
Ketua Gapki Sumsel Alex Sugiarto usai kegiatan seminar perlindungan pekerja perempuan di perkebunan kelapa sawit di Palembang, Sumsel, Rabu, mengatakan dari jumlah 16,2 juta pekerja sawit di Indonesia, perempuan menyumbangkan peran signifikan dalam rantai produksi mulai dari hulu hingga ke hilir.
Namun, terdapat beberapa isu seperti jam kerja, jaminan fasilitas kesehatan, cuti haid dan melahirkan, jaminan sosial, relasi gender dan sebagainya terhadap perempuan masih mengemuka dalam industri tersebut.
Maka dari itu diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak untuk menjamin hak-hak yang setara bagi perempuan, sekaligus mendorong keberlanjutan industri sawit Sumsel yang lebih positif.
“Gapki Sumsel mendukung program kesetaraan gender. Makanya kami juga mendukung sebelumnya dilakukan riset untuk buku panduan tentang Perempuan Ramah Sawit,” katanya.
Gapki Sumsel dorong kesetaraan hak pekerja perempuan di industri sawit
Ketua Gapki Sumsel Alex Sugiarto usai kegiatan seminar perlindungan pekerja perempuan di perkebunan kelapa sawit, di Palembang, Rabu (30/7/2025). (ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri)
