Saat ini, pengemudi Fortuner diketahui tengah menjalani perawatan di RS Persahabatan. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab kecelakaan secara pasti.
Kepolisian masih mendalami keaslian pelat dinas pada mobil yang diduga menjadi penyebab kecelakaan beruntun tersebut.
Dugaan sementara pelat dinas tersebut ditempel oleh oknum yang tidak berwenang. Seringkali pihaknya menemukan kasus pemakaian pelat dinas yang sebenarnya bukan mobil dinas.
Sementara itu, salah satu korban dalam insiden tersebut bernama Farah mengaku kaget saat sedang berhenti menunggu lampu hijau tiba-tiba ditabrak dari belakang.
Farah melihat menyebut mobil dinas tersebut seolah tak mengerem ketika lampu lalu lintas dalam kondisi merah.
"Lagi lampu merah, tidak ada apa-apa, tiba-tiba mobil dinas, saya gak tahu darimana kenceng nabrak. Dengkul saya sampai kebentur 'body' mobil. Pas saya turun, yang di dalam mobil Fortuner belum bisa keluar, kayak belum sadar," katanya.
Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan. Belum ada keterangan resmi mengenai status kendaraan dinas tersebut dan kondisi terkini korban luka.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengemudi penyebab tabrakan beruntun di Jaktim diduga mengantuk
