Polres OKU tingkatkan patroli malam hari jaga kamtibmas

id Patroli malam hari, keamanan masyarakat, Blue Light Patrol, lampu biru menyala, Polres OKU

Polres OKU tingkatkan patroli malam hari jaga kamtibmas

Anggota Polres OKU patroli malam hari di pusat Kota Baturaja. ANTARA/Edo Purmana

Baturaja (ANTARA) - Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan meningkatkan patroli malam hari melalui giat Blue Light Patrol untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

"Kegiatan Blue Light Patrol ini untuk mencegah serta mengantisipasi gangguan kamtibmas di sejumlah titik rawan kejahatan di wilayah Kota Baturaja," kata Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo di Baturaja, Rabu.

Dia mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan dan perlindungan Polri terhadap masyarakat, khususnya para pengguna jalan di malam hari.

Dalam Blue Light Patrol pihaknya mengerahkan puluhan personel untuk melakukan patroli menggunakan kendaraan roda dua dan empat yang dilengkapi lampu rotator biru menyala.

Patroli ini menyasar pada potensi aksi kriminal seperti pencurian, begal, premanisme, serta penyakit masyarakat yang kerap muncul pada malam hari.

Termasuk lokasi-lokasi ruas jalan protokol di Kota Baturaja, Kabupaten OKU yang rawan terjadi aksi balap liar pada malam hari pun menjadi target operasi tersebut.

"Petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan tidak melakukan aktivitas yang mengarah pada gangguan keamanan," tegasnya.

Menurutnya, kehadiran polisi dengan lampu biru menyala di malam hari bukan hanya sebagai bentuk patroli biasa, melainkan simbol kesiapan dan kepedulian aparat terhadap keselamatan masyarakat.

“Blue Light Patrol ini merupakan tindakan preventif untuk menekan potensi terjadinya tindak kejahatan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan Kota Baturaja sebagai wilayah yang aman, nyaman, dan tertib, baik saat siang maupun malam hari," ujarnya.

Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.