Kemudian, untuk indeks konsumsi rumah tangga mengalami kenaikan dari 123,58 menjadi 126,09 atau naik 2,03 persen.
Kenaikan itu disebabkan naiknya indeks pada semua kelompok, mulai dari makanan, minuman, dan tembakau, pakaian dan alas kaki, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga.
"Nilai tukar usaha petani (NTUP) Sumsel pada periode Maret 2025 sebesar 136,18 atau naik 2,80 persen jika dibandingkan dengan NTUP bulan sebelumnya," kata Wahyu.
Nilai tukar petani Sumsel naik 1,24 persen pada Maret 2025
Lahan sawah di Desa Cahya Maju, Kecamata Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel. (ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri)
