"Kita akan terus berupaya agar berbagai harga berbagai kebutuhan pokok masyarakat ini menjadi lebih murah dan terjangkau oleh masyarakat, guna meningkatkan daya beli masyarakat ini," katanya.
Salah seorang pedagang daging ayam Neni mengatakan meski harga daging ayam masih bertahan kisaran Rp33.000 hingga Rp35.000 per kilogram atau masih bertahan dalam dua pekan terakhir ini, namun permintaan masih sepi karena daya beli masyarakat yang rendah.
"Kalau harga daging ayam lebih murah tentunya dagangan kami juga laris manis," katanya.
Menurut dia permintaan daging ayam yang masih sepi ini tentunya merugikan para pedagang, karena daging ayam yang tidak laku terjual harus dijual murah, sementara modal ayam potong di distributor masih tinggi.
"Daging ayam yang tidak laku terjual hari ini harus dibekukan dengan es, sehingga akan mempengaruhi kualitas dan harga daging ayam pada akhirnya pedagang tidak mendapatkan untung bahkan merugi karena harus menjual dagangan lebih murah," katanya.