
Kemendag: HPE konsentrat tembaga naik karena permintaan energi hijau

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut kenaikan harga patokan ekspor (HPE) untuk komoditas konsentrat tembaga pada paruh pertama November 2025 dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan global untuk kebutuhan industri energi terbarukan.
HPE konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) naik pada paruh pertama November 2025. HPE rata-rata ditetapkan sebesar 5.462,14 dolar AS per Wet Metrik Ton (WMT) atau naik 15,10 persen dibandingkan paruh kedua September 2025 yang sebesar 4.745,52 dolar AS per WMT.
"Nilai HPE konsentrat tembaga naik dibanding paruh kedua September 2025 akibat meningkatnya permintaan global terhadap tembaga. Permintaan ini terutama untuk kebutuhan industri energi terbarukan, kendaraan listrik, dan manufaktur perangkat elektronik," ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Tommy mengatakan, kenaikan HPE juga diakibatkan oleh fluktuasi nilai tukar dan gangguan produksi di sejumlah tambang besar dunia sehingga jumlah pasokan terbatas.
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
