Logo Header Antaranews Sumsel

Kemendag: Indonesia ekspor obat pereda nyeri senilai Rp2,4 miliar ke Korsel

Sabtu, 14 Februari 2026 10:21 WIB
Image Print
Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) melepas ekspor 250.000 unit obat pereda nyeri dengan merek Tylenol produksi PT Integrated Healthcare Indonesia (IHI) di Jakarta, Jumat (13/2/2026). (ANTARA/HO-Kemendag)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN), Jumat (13/2) melepas ekspor 250.000 unit obat pereda nyeri dengan merek Tylenol produksi PT Integrated Healthcare Indonesia (IHI) senilai Rp2,4 miliar ke Korea Selatan (Korsel).

Direktur Jenderal PEN Fajarini Puntodewi menyampaikan ekspor produk obat-obatan Indonesia, termasuk ke pasar Korea Selatan, menunjukkan daya saing industri dalam negeri yang semakin kokoh.

"Ekspor produk farmasi seperti ini menjadi bukti nyata kemampuan produksi Indonesia dalam rantai
pasok global," ujar Puntodewi dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Puntodewi berharap perusahaan tersebut dapat terus memperkuat komitmen untuk mengembangkan kapasitas produksinya di Indonesia.

Ia juga berharap ada transfer pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan daya saing produk farmasi Indonesia.

Pemerintah terus mendorong penguatan kolaborasi bersama investor dan pelaku usaha. Upaya ini untuk memperbesar peran Indonesia dalam rantai pasok
global, yang sejalan dengan agenda hilirisasi sebagai strategi utama peningkatan nilai tambah dan daya saing nasional.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026