Dalam upaya konservasi air, Kilang Pertamina Plaju mengembangkan interconnection block sebagai solusi penghematan air di unit alkilasi.Program itu memastikan pemanfaatan air yang lebih optimal dalam proses produksi.
Kilang Pertamina Plaju juga mengimplementasikan inovasi dalam pengelolaan limbah B3 melalui Program Autofender di Katalis Unit FCC (AKU FCC). Inisiatif ini bertujuan untuk mendaur ulang dan mengurangi dampak limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dalam proses produksi.
Adapun untuk Program 3R limbah non-B3, Kilang Pertamina Plaju juga mengimplementasikan tiga program seperti pemanfaatan pipa bekas menjadi siphon dimana inovasi ini memanfaatkan kembali pipa bekas untuk dijadikan siphon guna mendukung sistem operasional kilang.
Kemudian, pemanfaatan pipa bekas untuk rumah/tempat budidaya ikan belida sebagai bagian dari upaya konservasi ekosistem perairan guna mendukung habitat spesies yang dilindungi, jelas Rachmi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kilang Pertamina Plaju Palembang ciptakan 'eco-innovation'
