
Bupati targetkan OKU zero kasus stunting

Baturaja (ANTARA) - Penjabat Bupati Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Teddy Meilwansyah menargetkan tahun ini wilayah setempat bisa zero atau nihil kasus stunting.
"Jumlah kasus stunting di OKU saat ini adalah 882 orang dan diharapkan angka ini bisa turun, bahkan zero kasus," kata dia di Baturaja, Ibu Kota Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis.
Untuk mewujudkan hal tersebut, setiap pemerintahan desa di Kabupaten OKU diminta mengalokasikan anggaran melalui Dana Desa (DD) agar program penurunan stunting tersebut berjalan optimal.
"Untuk menurunkan angka stunting pemerintah daerah sepakat untuk terus mendukung dan bersinergi dalam upaya mencegah dan mengurangi angka stunting di Kabupaten OKU," kata dia.
Baca juga: Kabupaten OKU optimalkan percepatan penurunan angka stunting
Selain itu, pihaknya saat ini telah menggandeng Pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) yang ditunjuk pemerintah pusat guna menurunkan angka stunting dan gizi buruk di seluruh wilayah Indonesia.
Menurut Teddy, berdasarkan data dari Pelaksana PKH di OKU ada 11.305 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akan menerima bantuan nontunai dari pemerintah pusat.
Bantuan nontunai khusus dari Pemkab OKU akan disalurkan oleh Dinas Sosial kepada ibu hamil dan balita.
Teddy optimistis melalui program bantuan sosial ini bisa menurunkan angka stanting dan gizi buruk di Kabupaten OKU.
"Bahkan ditargetkan nanti OKU zero kasus stunting dan gizi buruk," tegasnya.
Baca juga: OKU beri pemahaman pencegahan stunting sejak dini
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
