
Sumsel penghasil jagung terbesar ke-5 secara nasional

Palembang (ANTARA) - Provinsi Sumatera Selatan berada diperingkat kelima sebagai penghasil jagung terbesar nasional tahun 2021, dengan hasil panen 707.545 ton jagung di atas lahan seluas 112.000 hektare.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Sumsel Bambang Pramono seusai acara panen raya jagung nusantara secara serentak seluruh wilayah Indonesia bersama Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melalui virtual zoom di Kantor Gubernur, Rabu.
“Sumatera Selatan berhasil masuk daftar urutan kelima penghasil jagung terbesar di Indonesia tahun ini,” kata dia.
Menurut dia, jagung ratusan ribu ton itu merupakan hasil panen dari daerah penghasil seperti Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, OKU Raya, dan Palembang, selama masa panen Januari sampai September 2021.
Baca juga: Pusri kawal peningkatan produktivitas jagung melalui Program Makmur
Hasil panen tersebut mengalami peningkatan sehingga Sumatera Selatan bisa berada diperingkat kelima nasional, setelah sebelumnya diperingkat 15 besar nasional.
Meskipun sudah masuk lima besar, berdampingan dengan daerah Jawa, kata dia, capaian itu akan terus ditingkatkan dengan memaksimalkan potensi wilayah penghasil jagung lainnya seperti Kabupaten Ogan Ilir.
Tahun depan, lanjut dia, ditargetkan Sumatera Selatan bisa menjadi penghasil jagung tiga terbesar nasional dengan jumlah panen mencapai 1 juta ton.
“Tahun depan ditargetkan masuk peringkat tiga nasional, sebab beberapa wilayah sedang disiapkan untuk mencapai target itu seperti di Kabupaten Ogan Ilir dan Kota Palembang,” ujarnya.
Baca juga: Jabar tertarik beli jagung asal Banyuasin, didukung program Agrosolution Pusri
Pewarta: Muhammad Riezko Bima Elko
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
