Logo Header Antaranews Sumsel

Polda Sumsel beri penghargaan mitra APP Group atas upaya pencegahan karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 15:24 WIB
Image Print
Foto bersama kegiatan Polda Sumatera Selatan memberikan penghargaan kepada tiga perusahaan mitra APP Group atas kontribusi dalam upaya pencegahan dan pengendalian karhutla di wilayah tersebut. ANTARA/HO-APP Group

Palembang (ANTARA) - Polda Sumatera Selatan memberikan penghargaan kepada tiga perusahaan mitra APP Group atas kontribusi dalam upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.

Tiga perusahaan mitra APP Groups yang menerima penghargaan tersebut, yaitu PT Bumi Mekar Hijau (BMH), PT Bumi Andalas Permai (BAP), dan PT Rimba Hutani Mas (RHM).

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana dalam keterangan tertulis diterima di Palembang, Jumat, mengatakan penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi lintas sektor karena berdampak luas terhadap masyarakat dan lingkungan.

Karhutla bukan hanya persoalan api dan asap, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat, kesehatan publik, kelestarian lingkungan, aktivitas ekonomi, hingga citra daerah dan bangsa.

Sinergi antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya menjaga stabilitas keamanan dan keberlanjutan lingkungan.

Jajaran kepolisian juga diminta memperkuat langkah antisipasi melalui pemantauan titik panas (hotspot), patroli rutin di kawasan rawan kebakaran, serta edukasi persuasif kepada masyarakat.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Soewarso mengapresiasi perusahaan anggota APHI di Sumsel yang aktif mendukung upaya pencegahan karhutla.

“APHI akan terus mendukung berbagai upaya efektif dan berkelanjutan yang dilakukan perusahaan anggota dalam mencegah dan mengendalikan karhutla,” ujarnya.

Direktur Utama PT Bumi Mekar Hijau Khafid Sudrajat mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mitigasi karhutla.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Sumsel atas penghargaan ini. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak serta mengoptimalkan sumber daya perusahaan dalam upaya pencegahan dan antisipasi karhutla,” katanya.

Ia menjelaskan perusahaan menerapkan pendekatan Integrated Fire Management (IFM) yang berfokus pada empat pilar utama, yakni pencegahan, kesiapsiagaan, deteksi dini, dan respons cepat.

Dalam aspek pencegahan, perusahaan menjalankan program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) sebagai bagian dari upaya konservasi hutan sekaligus pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Selain itu, perusahaan memanfaatkan teknologi, patroli rutin, pos pantau, tim reaksi cepat, dan sarana pemadaman untuk mempercepat pengendalian titik api di wilayah rawan kebakaran.

Khafid berharap, sinergi antara perusahaan, masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum dapat terus diperkuat guna mendukung pengelolaan hutan produksi lestari sekaligus mencegah karhutla secara berkelanjutan.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026