Logo Header Antaranews Sumsel

Polda Sumsel tuntaskan proses identifikasi 17 korban kecelakaan bus ALS

Sabtu, 23 Mei 2026 20:29 WIB
Image Print
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Sumsel AKBP Andrianto saat konferensi pers di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (23/5/2026). ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri

Palembang, Sumatera Selatan (ANTARA) - Polda Sumatera Selatan menuntaskan proses identifikasi terhadap 17 korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki bahan bakar minyak (BBM) di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Sumsel AKBP Andrianto saat konferensi pers di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu mengatakan kepastian identifikasi diperoleh setelah hasil laboratorium DNA terhadap empat jenazah terakhir diterima pihaknya pada Jumat (22/5) pukul 18.00 WIB.

Tim medis kemudian melakukan rekonsiliasi atau pencocokan data antemortem dan postmortem pada Sabtu pagi guna memastikan validitas identitas korban sebelum diserahkan kepada keluarga.

Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium forensik, jenazah dengan Nomor PM 062 teridentifikasi sebagai Sukarpi, laki-laki, yang merupakan anak biologis dari Marium.

Selanjutnya, jenazah dengan Nomor PM 063 teridentifikasi sebagai Suwido Gurning, laki-laki, yang merupakan anak biologis dari Mona Lisa Siahaan.

Kemudian, jenazah dengan Nomor PM 064 berhasil diidentifikasi sebagai Sukono bin Supardi Nasution yang merupakan ayah biologis dari Zazkiatul Padila.

Lalu, korban Sukono sebelumnya telah teridentifikasi secara medis, namun belum diambil oleh pihak keluarga saat proses administrasi berlangsung.

Sedangkan, jenazah dengan Nomor PM 065 teridentifikasi sebagai Karno bin Salim, laki-laki, berdasarkan kecocokan dengan sampel pembanding berupa peci milik korban.

Hasil laboratorium menunjukkan adanya kecocokan antara data antemortem dari keluarga dan data postmortem korban sehingga seluruh identitas korban dinyatakan valid.

“Dari hasil laboratorium data postmortem ini, seluruh jenazah sudah teridentifikasi secara jelas karena terdapat kecocokan antara data antemortem dengan data postmortem," kata Andrianto.

Dengan selesainya proses identifikasi tersebut, seluruh rangkaian identifikasi medis terhadap korban kecelakaan bus ALS dan truk tangki BBM yang terjadi pada 6 Mei 2026 dinyatakan selesai.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polda Sumsel tuntaskan identifikasi 17 korban kecelakaan bus ALS



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026