Pemkot Palembang target kurangi kawasan kumuh 20 persen

id Kumuh,sungai,pu

Pemkot Palembang target kurangi kawasan kumuh 20 persen

Dokumen - Kawasan pesisir Kota Bandarlampung dipenuhi sampah. ANTARA/HO

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang Sumatera Selatan menargetkan pengurangan kawasan kumuh setidaknya 20 persen pada tahun 2020 untuk terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Pera KP) Kota Palembang Affan Pranfanca Mahali di Palembang Selasa mengatakan terdapat sekitar 1.200 hektare kawasan kumuh yang tersebar di Seberang Ulu dan Seberang Ilir Kota Palembang.

“Saat ini kami akan menata lahan seluas 17 hektare di bagian Ilir. Kalau sudah tertata maka akan menyisakan 20 persen kawasan kumuh di Ilir Palembang,” kata dia.

Affan mengemukakan penataan kawasan yang dimaksud adalah di lingkungan Lebak yang akan berkonsep Cindo atau cantik, tepatnya di bantaran Sungai Sekanak, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil.

Kawasan lingkungan yang terintegrasi dengan program Sekanak – Lambidaro itu diklaim bakal menjadi unggulan destinasi wisata kota tertua di Indonesia tersebut.

“Penataan ini upaya melakukan pembenahan, perbaikan juga mempercantik lingkungan,” kata dia.

Ia menerangkan konsep cindo yang diusung pemerintah kota menyangkut pengembangan jalan inpeksi, perbaikan saluran drainase lingkungan, dan penataan jaringan proteksi kebakaran dengan cara menanam jaringan hydrant di kawasan tersebut.

Sementara itu Sekretaris Daerah Palembang Ratu Dewa memerintahkan penjabat di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk bertindak cepat terkait masih adanya warga yang memanfaatkan bantaran sungai untuk mendirikan bangunan.

“Saya beri waktu tiga hari untuk menyelesaikan pendekatan dengan warga secara persuasif,” kata Dewa.

Dengan adanya pendekatan itu nantinya, program penataan kawasan 24 Ilir yang akan dikerjakan dalam waktu dekat ini sudah bisa dilaksanakan.

“Kami ingin program ini cepat dilakukan untuk penataan kawasan yang langsung terintegrasi dengan Sekanak – Lambidaro,” kata dia.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar