
Polisi kejar pelaku begal sebabkan korban tewas

Palembang (Antarasumsel.com) - Kepolisian Resor Kota Palembang mengejar dua pelaku begal yang diduga telah menyebabkan seorang perempuan tewas dengan lima luka tusuk.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede di Palembang, Jumat, mengatakan polisi sedang mendalami kasus terbunuhnya seorang pembantu rumah tangga Nawaria atau Reni yang diduga dibunuh oleh pembegal saat pulang dari Pasar Induk Jakabaring.
"Polisi sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa saksi-saksi. Saat ini petugas sedang melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku," kata Maruly.
Korban Reni (40) warga Desa Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI) ditemukan tewas setelah ditusuk sebanyak lima liang oleh kawanan begal pada Jumat (25/11) pagi.
Berdasarkan informasi dihimpun di lokasi kejadian diketahui bahwa kejadian bermula saat korban pulang dari Pasar Induk hendak menuju rumah majikannya di Perumahan Atlet Top, Blok A 15, Kelurahan 15 Ulu, Seberang Ulu I, Palembang.
Namun, di perjalanan Reni dihadang dua orang pelaku yang ingin merampas sepeda motor Yamaha matic miliknya.
"Lantaran korban melawan, diduga pelaku akhirnya menusukkan senjata tajam ke Reni, sehingga mengalami lima luka tusuk di sekujur tubuhnya," kata dia.
Korban kemudian ditemukan dalam keadaan bersimbah darah oleh warga sekitar yang melintas di jalan tersebut.
Korban kemudian dibawah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang BARI, namun nyawanya tidak terselamatkan dan meninggal dunia pada pukul 08.00 WIB.
Muhammad Azhari (17) saksi yang berada di lokasi kejadian menerangkan sebelum kejadian dirinya sedang mengendarai sepeda motor dan melihat ada ibu-ibu yang dibegal oleh dua orang pelaku. Salah seorang pelaku mengenakan jaket kulit.
"Kemudian, ibu-ibu itu minta tolong agar dibawa ke rumah sakit, dengan dibantu pihak keluarganya kami bawa. Kami sempat mengejarnya pak, tetapi tidak terkejar. Setahu saya, ada dua orang pelakunya, menggunakan sepeda motor, satu pelaku menggunakan jaket warna hitam, yang satunya tidak lihat," kata dia.
Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
