Logo Header Antaranews Sumsel

Psikolog jelaskan dinamika anak tengah dalam keluarga

Selasa, 10 Februari 2026 16:19 WIB
Image Print
Ilustrasi orang tua mendampingi anak berkegiatan di luar ruangan saat hujan. (ANTARA/Pexel/Ron Lach)

Jakarta (ANTARA) - Psikolog yang tergabung dalam Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Samanta Elsener M.Psi menjelaskan dinamika anak tengah dalam sebuah keluarga yang membentuk cara pandang dan relasi mereka dengan orang lain.

Anak tengah, kata Samanta saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa, menjelaskan posisi mereka yang terjepit di antara kakak dan adik membuat si anak tengah merasa perlu berupaya lebih keras untuk mendapatkan perhatian orang tua.

"Kurangnya perhatian dan perasaan diabaikan bisa memunculkan kecenderungan untuk memberontak atau justru berusaha menyenangkan semua orang, atau dikenal sebagai people pleaser,” kata Samanta.

Ketika terjadi dinamika dalam keluarga, anak tengah menurut sang psikolog punya kecenderungan untuk mengalah, apakah terhadap kakak atau adiknya. Pola tersebut membentuk cara pandang yang lebih realistis dalam berelasi dengan orang lain.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026