Logo Header Antaranews Sumsel

Ini usia paling rentan individu terkena "child grooming" di Jakarta

Rabu, 28 Januari 2026 14:02 WIB
Image Print
Tangkapan layar - Tenaga Ahli Psikolog Klinis Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi DKI Jakarta Meinita Fitriana Sari dalam siniar Rabu Belajar bertema "Kenali dan Cegah Anak Kita dari Bahaya Child Grooming" di Jakarta, Rabu (28/1/2026). ANTARA/Lia Wanadriani Santosa.

Jakarta (ANTARA) - Tenaga Ahli Psikolog Klinis Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi DKI Jakarta Meinita Fitriana Sari menyampaikan di kota seperti Jakarta, remaja menjadi usia paling rentan menjadi korban "child grooming".

"Dengan situasi dan kondisi yang ada di Jakarta, kerentanannya itu berada di usia remaja, karena dia memulai membangun relasi dengan banyak pihak," ujar Meinita dalam siniar Rabu Belajar bertema "Kenali dan Cegah Anak Kita dari Bahaya Child Grooming" di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan remaja lebih banyak berinteraksi dengan teman sebaya dibandingkan dengan keluarganya. Pada fase itulah, remaja harus mempunyai kemampuan untuk bisa menyaring relasi yang sehat dan tidak sehat.

Di sisi lain, remaja dan bahkan anak-anak saat ini juga sudah terpapar teknologi digital, baik media sosial maupun gim daring (game online), dan ini menempatkan mereka pada risiko terkena online grooming.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026