
Disbudpar Palembang targetkan perbanyak koleksi benda bersejarah

Palembang (ANTARA Sumsel) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palembang menargetkan tahun ini memperbanyak koleksi benda bersejarah di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, dengan melakukan pendekatan kepada pemilik beragam barang berusia ratusan tahun.
"Kami akan melakukan pendekatan intensif kepada pemilik benda bersejarah, seperti kain songket yang berusia ratusan tahun untuk menjadi koleksi museum," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Palembang Yanuarpan, Selasa.
Menurut dia, upaya menambah koleksi museum yang berada di tepi Sungai Musi tersebut terus dilakukan.
Bukan hanya benda berbentuk tekstil, tetapi beragam peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam juga akan dijadikan koleksi museum.
Ia mengatakan, tentu upaya menambah koleksi museum itu sangat tergantung dengan pemilik benda atau aset bersejarah tersebut.
Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam merealisasikan penambahan koleksi museum yang sering dikunjungi turis asal Belanda itu.
Dia menjelaskan, saat ini koleksi museum tersebut tergolong belum mencukupi, tetapi bervariasi mulai dari songket, kain prada dan senjata.
Penambahan koleksi benda bersejarah itu sangat penting untuk menghimpun bukti-bukti kekayaan budaya di jaman itu.
Yanuarpan menambahkan, tentu akan disiapkan perjanjian khusus kepada masyarakat pemilik benda ketika menyerahkan aset mereka.
Karena, bisa saja pemilik benda tidak bersedia dibeli dan sulit menakar harga benda bersejarah tersebut, tetapi ada keinginan lain yang disampaikan, katanya.
Pewarta: Oleh: Nila Ertina
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
