
Pemkot Palembang perbaiki jalan ke objek wisata museum kayu al quran

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan, meningkatkan kualitas jalan menuju objek wisata religi Al Quran Al-Akbar di Kecamatan Gandus guna meningkatkan kenyamanan wisatawan serta mobilitas masyarakat setempat.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa di Palembang, Selasa (10/2), mengatakan perbaikan akses jalan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut setelah dirinya meninjau langsung kondisi infrastruktur di kawasan itu beberapa pekan lalu.
"Saya meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang segera melakukan perbaikan. Jalan ini bukan hanya akses menuju wisata Al Quran Al-Akbar, tetapi juga jalur utama aktivitas masyarakat, terutama anak-anak sekolah," ujar Ratu Dewa.
Ia berharap peningkatan kualitas jalan ini dapat memperlancar aktivitas ekonomi warga sekaligus memacu pertumbuhan sektor pariwisata religi di kawasan Gandus.
Ketua Tim Pemandu Wisata Al Quran Al-Akbar Palembang, Syakroni, menjelaskan bahwa objek wisata yang berdiri sejak 2012 tersebut merupakan mushaf al quran terbesar di dunia yang dipahat di atas kayu tembesu. Objek wisata ini telah menjadi magnet bagi ribuan wisatawan mancanegara, khususnya dari Malaysia.
"Setiap bulan ribuan wisatawan berkunjung, dan saat ini jumlah terbanyak berasal dari Malaysia," kata Syakroni.
Museum Al Quran Al-Akbar yang terletak di Jalan Mohammad Amin, Pondok Pesantren Al Ihsaniyah Gandus, memiliki 630 halaman ukiran ayat suci yang disusun menyerupai dinding raksasa setinggi 177 sentimeter. Pembangunannya menghabiskan sekitar 40 meter kubik kayu tembesu dengan biaya mencapai Rp2 miliar.
Objek wisata religi ini dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB dengan tarif tiket masuk sebesar Rp15.000 untuk anak-anak dan Rp20.000 untuk orang dewasa.
Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
