
BNN: Pengguna narkotika di Sumsel mayoritas pekerja

Palembang (ANTARA Sumsel) - Data Badan Nasional Narkotika mencatat, pengguna narkotika dan obat berbahaya di Sumatera Selatan mayoritas para pekerja, baik pegawai swasta maupun para buruh.
Berdasarkan data Badan Nasional Narkotika (BNN) Sumsel dari jumlah penduduk daerah ini yang mengkonsumsi narkoba 70 persen di antaranya pekerja, kata Kepala Bidang Pencegahan BNN Sumsel Kusmaneti kepada wartawan usai memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba terhadap anggota dan keluarga Persit Kartika Chandra Kirana PD II/Sriwijaya di Palembang, Selasa.
Ia mengatakan, setelah pekerja pengguna narkoba terbesar lainnya dari kalangan pelajar mencapai 22 persen.
Mengenai jumlah yang terkena narkoba di daerah ini, dia mengatakan, diperkirakan sekitar 83.000 orang.
Ini menunjukan pengguna narkoba di Sumsel masih tinggi sehingga perlu diberantas bersama, kata Kusmaneti.
Narkoba memang tidak mengenal strata baik laki-laki maupun perempuan dengan kelompok umur bervariasi.
Sementara Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD II/Sriwijaya Dyah Bambang Budi Waluyo mengatakan, dalam mengantisipasi peredaran narkoba di lingkungannya pihaknya rutin melaksaakan pengarahan terhadap keluarga.
Selain itu pihaknya memaksimalkan komunikasi terhadap anggota keluarga terutama dalam jajarannya Kodam II/Sriwijaya.
Namun, yang lebih penting adanya keterbukaan dalam keluarga sehingga dapat mengetahui permasalahan dihadapi.
Hal ini karena keluarga merupakan kunci utama dalam meningkatkan ketahanan sumber daya manusia, sehingga hubungan harus selalu harmonis.
Pewarta: Oleh: Ujang Idrus
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
