Palembang (ANTARA Sumsel) - Orang gila hingga saat ini masih banyak berkeliaran di Kota Palembang, karena pihak dinas terkait sepertinya belum optimal menangani keberadaan mereka sehingga dijumpai di ibukota Provinsi Sumatera Selatan itu.
Agus (30) salah seorang petugas kebersihan di kawasan Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Selasa mengatakan sebelumnya kawasan tersebut bersih dari orang gila, tetapi beberapa hari ini kembali berdatangan.
"Hari ini saja dua orang gila ditemukan tidur dan beraktivitas di tepian sungai kawasan BKB," kata dia.
Menurut dia, keberadaan orang gila tersebut sebenarnya tidak mengganggu karena mereka hanya tidur dan berjalan-jalan saja di kawasan itu.
Namun, banyak warga yang terpaksa mengurungkan niatnya bersantai di tepian sungai saat melihat ada orang gila.
Siska (21) mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kota Palembang, mengatakan terpaksa mencari tempat bersantai jauh dari orang gila di Plaza Benteng Kuto Besak itu karena takut.
Meskipun orang-orang tersebut tak mengamuk, tetapi untuk menghindari masalah mereka lebih baik memilih lokasi bersantai yang lebih aman.
Dia menambahkan, semestinya dinas yang menangani masalah orang gila dan tunawisma lebih intensif menjalankan perannya.
Dengan demikian, kata dia, keberadaan orang gila tidak akan membuat cemas atau takut warga karena meskipun tak mencenderai tetap saja mereka harus dihindari.
Sementara bukan hanya di Plaza Benteng Kuto Besak kerap dijumpai orang gila, tetapi sejumlah jalan protokol dan kawasan lainnya juga kerap menjadi lokasi mereka tidur.
Kondisi tersebut tentunya akan berbeda kalau pemerintah setempat menempatkan orang gila itu ke panti khusus yang selama ini di kelola Dinas Sosial Palembang. (Nila)
