Pj Bupati OKU fokuskan penanganan karhutla, penanganan inflasi dan stunting lanjut
Senin, 12 Agustus 2024 19:06 WIB
Jajaran Pemkab OKU cek kelengkapan penanggulangan karhutla. ANTARA/Edo Purmana
Baturaja (ANTARA) - Penjabat Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Iqbal Alisyahbana mengaku pascadilantik menggantikan Teddy Meilwansyah akan fokus dalam pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah itu.
"Hari ini merupakan hari pertama saya menjalankan tugas sebagai Pj Bupati OKU setelah dilantik oleh Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi menggantikan Teddy Meilwansyah yang mengundurkan diri karena ikut dalam kontes Pilkada 2024," kata Iqbal Alisyahbanan di Baturaja, Senin.
Iqbal menyampaikan bahwa capaian di OKU selama ini sudah baik dan banyak mendapatkan apresiasi, terutama dalam pengendalian inflasi, kemiskinan, dan stunting.
Hanya saja, kata dia, tren isu yang sedang berkembang saat ini diberbagai daerah, termasuk di OKU yaitu tentang penanganan karhutla yang rentan terjadi saat musim kemarau panjang.
"Gubernur meminta agar penanggulangan bencana menjadi prioritas, terutama karhutla memasuki puncak musim kemarau panjang tahun ini," katanya.
Sebagai langkah awal, kata dia, pihaknya memperkuat koordinasi dengan semua pihak terkait untuk melaksanakan kebijakan sesuai aturan yang ada.
"Saya yakin dapat menjalankan tugas dengan baik, terutama dalam pencegahan dan penanganan karhutla di Kabupaten OKU," ujar mantan Kepala Pelaksana BPBD Sumsel tersebut.
Sementara Kepala BPBD OKU Januar Efendi sebelumnya mengatakan bahwa menghadapi musim kemarau tahun ini pihaknya telah melakukan berbagai persiapan penanggulangan karhutla sedini mungkin.
Selain menetapkan status siaga, BPBD OKU telah menyiapkan sebanyak enam unit mobil tangki air untuk memadamkan karhutla di wilayah itu.
"Mobil tangki suplai air untuk pemadam api ini masing-masing satu unit milik BPBD OKU, Damkar, PT Semen Baturaja, PLTU, Dinas Perkim dan PUPR Kabupaten OKU," katanya.
Selain itu, berbagai peralatan lainnya pun juga disiapkan seperti mesin pompa air, selang, mesin chainsaw, baju antiapi, oksigen, masker doubel antipolusi hingga portable water tank.
Dalam penetapan status siaga pihaknya mengaktifkan kembali posko penanggulangan karhutla di setiap kecamatan lengkap dengan petugas yang berjaga 1x24 jam secara bergantian.
"Untuk hal-hal lainnya kami menunggu instruksi dari pimpinan dalam hal ini Pj Bupati OKU," ujarnya.
"Hari ini merupakan hari pertama saya menjalankan tugas sebagai Pj Bupati OKU setelah dilantik oleh Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi menggantikan Teddy Meilwansyah yang mengundurkan diri karena ikut dalam kontes Pilkada 2024," kata Iqbal Alisyahbanan di Baturaja, Senin.
Iqbal menyampaikan bahwa capaian di OKU selama ini sudah baik dan banyak mendapatkan apresiasi, terutama dalam pengendalian inflasi, kemiskinan, dan stunting.
Hanya saja, kata dia, tren isu yang sedang berkembang saat ini diberbagai daerah, termasuk di OKU yaitu tentang penanganan karhutla yang rentan terjadi saat musim kemarau panjang.
"Gubernur meminta agar penanggulangan bencana menjadi prioritas, terutama karhutla memasuki puncak musim kemarau panjang tahun ini," katanya.
Sebagai langkah awal, kata dia, pihaknya memperkuat koordinasi dengan semua pihak terkait untuk melaksanakan kebijakan sesuai aturan yang ada.
"Saya yakin dapat menjalankan tugas dengan baik, terutama dalam pencegahan dan penanganan karhutla di Kabupaten OKU," ujar mantan Kepala Pelaksana BPBD Sumsel tersebut.
Sementara Kepala BPBD OKU Januar Efendi sebelumnya mengatakan bahwa menghadapi musim kemarau tahun ini pihaknya telah melakukan berbagai persiapan penanggulangan karhutla sedini mungkin.
Selain menetapkan status siaga, BPBD OKU telah menyiapkan sebanyak enam unit mobil tangki air untuk memadamkan karhutla di wilayah itu.
"Mobil tangki suplai air untuk pemadam api ini masing-masing satu unit milik BPBD OKU, Damkar, PT Semen Baturaja, PLTU, Dinas Perkim dan PUPR Kabupaten OKU," katanya.
Selain itu, berbagai peralatan lainnya pun juga disiapkan seperti mesin pompa air, selang, mesin chainsaw, baju antiapi, oksigen, masker doubel antipolusi hingga portable water tank.
Dalam penetapan status siaga pihaknya mengaktifkan kembali posko penanggulangan karhutla di setiap kecamatan lengkap dengan petugas yang berjaga 1x24 jam secara bergantian.
"Untuk hal-hal lainnya kami menunggu instruksi dari pimpinan dalam hal ini Pj Bupati OKU," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Update OTT Cilacap: KPK sita Rp610 Juta dari bupati terkait dugaan pungli THR
14 March 2026 20:43 WIB
Modus korupsi Fadia Arafiq, gunakan perusahaan keluarga untuk kuasai proyek outsourcing
05 March 2026 4:58 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Jalan penghubung antardesa Sosoh Buay Rayap di OKU nyaris putus akibat longsor
02 April 2026 21:56 WIB
Berdayakan ekonomi inklusif, Kemensos beri modal usaha bagi disabilitas di OKU
01 April 2026 20:45 WIB
Pemkab OKU Selatan dirikan dapur umum untuk korban banjir di Desa Simpang Sender
01 April 2026 20:43 WIB
Polres beri bantuan perlengkapan sekolah korban kebakaran di Pemulutan Ogan Ilir
01 April 2026 19:33 WIB