Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku belum diajak bicara mengenai rencana susunan kabinet calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Ini semangat dalam rekonsiliasi bangsa dan kami ingin menghadirkan tim yang kuat dan berisi atau yang diawaki oleh putra-putri terbaik bangsa dari berbagai sektor profesi dan lintas generasi," tutur AHY.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AHY mengaku belum diajak bicara soal kabinet Prabowo-Gibran
"Oh, saya belum ikut diajak bicara terkait itu," kata Agus sebelum mengikuti sidang kabinet paripurna dalam kapasitasnya sebagai menteri agraria dan tata ruang/kepala Badan Pertanahan Nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Menurut dia, delapan bulan ke depan merupakan waktu yang baik bagi pasangan calon Prabowo-Gibran, yang untuk sementara unggul dalam penghitungan suara Pilpres 2024, guna melakukan transisi pemerintahan.
"Persiapan ini bukan hanya mempersiapkan soft landing, tetapi juga take off kembali; karena ini adalah sebuah keberlanjutan dan kami ingin apa yang telah dicapai selama 10 tahun terakhir ini bisa menjadi legacy yang baik sekaligus mempersiapkan lepas landasnya pemerintahan berikutnya," jelas AHY.
Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga berharap pasangan calon Prabowo-Gibran, jika terpilih menjadi presiden dan wakil presiden periode selanjutnya, akan menjadi pemimpin yang bisa mengakomodasi berbagai kepentingan masyarakat.
Sebelumnya, AHY mengaku Prabowo mendorong dirinya untuk bisa berperan di pemerintahan ke depan.
AHY mengatakan hal itu saat menjawab pertanyaan wartawan soal ada tidaknya pembahasan alokasi kursi menteri dalam pertemuannya dengan Prabowo Subianto, Selasa malam (20/2).
Meski mendapat dorongan untuk berperan di pemerintahan lima tahun ke depan, AHY mengaku belum membahas secara spesifik mengenai tugas apa yang akan dikerjakan lima tahun ke depan, jika Prabowo memenangi Pilpres 2024.
"Tidak secara spesifik atau belum membahas secara spesifik apa yang akan dikerjakan lima tahun ke depan dalam susunan atau formasi tertentu. Nanti, mungkin di kesempatan berikutnya kita akan bicara seperti itu," jelasnya.
Pasangan calon Prabowo-Gibran unggul dalam hasil hitung cepat Pilpres 2024 di sejumlah lembaga survei. Pasangan calon nomor urut 2 itu juga unggul sementara pada hasil penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
Berdasarkan hasil penghitungan suara Pilpres 2024 oleh KPU RI per Senin, 26 Februari 2024, pukul 10.00 WIB, pasangan calon Prabowo-Gibran meraup suara sebanyak 58,84 persen; disusul pasangan calon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan 24,43 persen dan pasangan calon Ganjar Pranowo-Mahfud MD 16,73 persen.
Hasil penghitungan sementara KPU itu dihimpun dari 823.236 tempat pemungutan suara (TPS) atau mencakup 77,07 persen dari seluruh TPS di tanah air.
AHY mengaku belum diajak bicara soal kabinet Prabowo-Gibran
Senin, 26 Februari 2024 11:06 WIB
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) bersama calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto (kiri) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat mengunjungi Masjid Raya Baiturrahman Aceh, di Banda Aceh, Selasa (26/12/2023). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Pewarta : Yashinta Difa Pramudyani
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab OKU Timur salurkan bantuan untuk korban banjir di lima desa Kecamatan Belitang III
10 January 2026 15:14 WIB
Yayasan Baitul Maal PLN UID S2JB kirim relawan dan logistik ke lokasi bencana Sumatera
10 December 2025 18:13 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia usulkan kepala daerah dipilih DPRD
06 December 2025 8:59 WIB
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Prabowo ajak pemimpin bangsa bersatu, jauhi dendam demi kepentingan rakyat
08 February 2026 9:42 WIB