Virus corona Arcturus muncul di Rusia
Rabu, 19 April 2023 13:09 WIB
Ilustrasi - SARS-CoV-2 penyebab COVID-19. (ANTARA/HO-Sutterstock)
Moskow (ANTARA) - Kasus varian baru virus corona yang disebut Arcturus muncul di Rusia, menurut pengawas sanitasi Rusia Rospotrebnadzor pada Selasa (18/4).
Menurutnya, penyakit yang disebabkan varian tersebut biasanya memiliki gejala ringan.
"(Otoritas) daerah telah diberitahu tentang subvarian virus corona XBB 1.16 (Arcturus). Urutan genetik awal yang dikaitkan dengan subvarian ini, yang terdeteksi di India, telah dimasukkan ke dalam basis data VGARus," katanya.
Menurut data awal, Arcturus mungkin lebih menular tetapi tidak terlalu patogen, yang artinya penyakit tersebut bergejala ringan, katanya seraya menambahkan bahwa tidak ada pembatasan epidemiologis yang diperlukan.
Menurut Rospotrebnadzor, insidensi kasus COVID-19 turun 14 persen dari pekan lalu dan berjumlah 49.500 kasus. "Varian Omicron masih dominan," katanya.
Insidensi kasus flu dan penyakit virus pernapasan akut di Rusia turun 1,3 persen pada pekan ke-15 tahun ini dibanding dengan tujuh hari sebelumnya, dengan 643.000 kasus lebih dilaporkan.
"Influenza menyumbang 30 persen kasus," katanya.
Sumber: TASS
Menurutnya, penyakit yang disebabkan varian tersebut biasanya memiliki gejala ringan.
"(Otoritas) daerah telah diberitahu tentang subvarian virus corona XBB 1.16 (Arcturus). Urutan genetik awal yang dikaitkan dengan subvarian ini, yang terdeteksi di India, telah dimasukkan ke dalam basis data VGARus," katanya.
Menurut data awal, Arcturus mungkin lebih menular tetapi tidak terlalu patogen, yang artinya penyakit tersebut bergejala ringan, katanya seraya menambahkan bahwa tidak ada pembatasan epidemiologis yang diperlukan.
Menurut Rospotrebnadzor, insidensi kasus COVID-19 turun 14 persen dari pekan lalu dan berjumlah 49.500 kasus. "Varian Omicron masih dominan," katanya.
Insidensi kasus flu dan penyakit virus pernapasan akut di Rusia turun 1,3 persen pada pekan ke-15 tahun ini dibanding dengan tujuh hari sebelumnya, dengan 643.000 kasus lebih dilaporkan.
"Influenza menyumbang 30 persen kasus," katanya.
Sumber: TASS
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejati Sumsel tangani buron korupsi Covid-19 yang ditangkap di Jabar
06 February 2025 7:20 WIB, 2025
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Pendistribusian MBG di Palembang saat Ramadhan disesuaikan kesepakatan sekolah
24 February 2026 21:37 WIB
Pendistribusian MBG di Palembang saat Ramadhan disesuaikan kesepakatan sekolah
24 February 2026 21:36 WIB
Anak bukan alat pelampiasan emosi, psikolog ingatkan pentingnya 'support system' bagi orang tua
23 February 2026 19:32 WIB
Dukung literasi Alquran, Yayasan Muslim Sinar Mas wakafkan 2.000 mushaf ke ICMI
21 February 2026 19:41 WIB
Rutan Baturaja bekali warga binaan ilmu fiqih manfaatkan momentum Ramadhan
20 February 2026 13:50 WIB