
Lapas Perempuan Palembang jalankan program belajar membaca Alquran

Palembang (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II A Palembang, Sumatera Selatan, menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk mempertebal keimanan warga binaan dengan menjalankan program keagamaan belajar membaca Alquran.
Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Palembang, Desi Andriyani, di Palembang, Rabu, menyampaikan bahwa Ramadhan tahun ini menjadi waktu penting untuk memperkuat mental dan spiritual para warga binaan.
Sejumlah kegiatan utama yang dilaksanakan meliputi tadarus Alquran bersama setiap hari di Mushala Al-Ikhlas yang berada di lingkungan lapas. Selain itu, warga binaan melaksanakan shalat tarawih berjamaah dengan pengawasan ketat namun tetap mengedepankan kekhusyukan.
Pihak lapas juga menyelenggarakan pesantren kilat yang berfokus pada pendalaman ilmu fiqih dan akhlak. Program ini terlaksana berkat kerja sama dengan penyuluh agama setempat.
"Kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi mereka untuk beribadah. Di sini, jeruji besi bukanlah penghalang untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta," ujar Desi.
Selain pembinaan rohani, kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas. Dengan kesibukan beribadah, tingkat stres dan kecemasan warga binaan cenderung menurun.
Sementara itu, DA, salah seorang warga binaan, mengaku merasa lebih tenang dengan adanya kegiatan tadarus bersama.
"Bulan Ramadhan di sini terasa berbeda. Kami merasa diberi kesempatan kedua untuk memperbaiki diri dan belajar mengaji dari nol," ungkapnya
Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
