MY diduga gangguan jiwa bunuh orang tua kandung
Sabtu, 18 Juli 2020 20:25 WIB
. (ANTARA/M Taupik Rahman)
Banjarmasin (ANTARA) - Seorang pria di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang diduga mengalami gangguan jiwa menyerang orang tua kandungnya hingga tewas.
Ps Paur Subag Humas Polres Hulu Sungai Tengah Aipda M Husaini di Barabai, Sabtu, membenarkan kejadian tersebut dan pelaku telah diamankan di Polsek Batang Alai Utara.
Ia mengatakan, berdasarkan informasi warga, pelaku berinisial MY (30) memiliki gangguan kejiwaan. Kadang waras seperti orang biasa dan kadang hilang ingatannya hingga mengamuk.
Baca juga: Polisi dalami dugaan pembunuhan Yodi Prabowo di tempat lain
Sementara itu, kejadian tersebut bermula saat pelaku mendatangi rumah ayah kandungnya. Ketika bertemu dan berhadap-hadapan, keduanya terlibat percekcokan, hingga kemudian tersangka menyerang dengan menggunakan parang.
Korban diserang di bagian perut dan bagian leher, akibat kejadian itu korban mengalami luka parah dan pendarahan hingga akhirnya meninggal dunia.
Baca juga: Gara-gara cemburu tersangka bunuh EC dan mayatnya dimasukkan dalam karung
"Saat ini pelaku masih kami proses dan petugas masih terkendala karena pelaku sulit untuk diajak berkomunikasi," kata Aipda M Husaini.
Pelaku tetap diamankan sementara ini sambil menunggu hasil dari pemeriksaan pihak penyidik yang menangani kasus tersebut.
Ps Paur Subag Humas Polres Hulu Sungai Tengah Aipda M Husaini di Barabai, Sabtu, membenarkan kejadian tersebut dan pelaku telah diamankan di Polsek Batang Alai Utara.
Ia mengatakan, berdasarkan informasi warga, pelaku berinisial MY (30) memiliki gangguan kejiwaan. Kadang waras seperti orang biasa dan kadang hilang ingatannya hingga mengamuk.
Baca juga: Polisi dalami dugaan pembunuhan Yodi Prabowo di tempat lain
Sementara itu, kejadian tersebut bermula saat pelaku mendatangi rumah ayah kandungnya. Ketika bertemu dan berhadap-hadapan, keduanya terlibat percekcokan, hingga kemudian tersangka menyerang dengan menggunakan parang.
Korban diserang di bagian perut dan bagian leher, akibat kejadian itu korban mengalami luka parah dan pendarahan hingga akhirnya meninggal dunia.
Baca juga: Gara-gara cemburu tersangka bunuh EC dan mayatnya dimasukkan dalam karung
"Saat ini pelaku masih kami proses dan petugas masih terkendala karena pelaku sulit untuk diajak berkomunikasi," kata Aipda M Husaini.
Pelaku tetap diamankan sementara ini sambil menunggu hasil dari pemeriksaan pihak penyidik yang menangani kasus tersebut.
Pewarta : Gunawan Wibisono/M Taupik Rahman
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota DPR RI Kartika Sandra Desi tinjau dapur MBG, respons keluhan orangtua murid
19 September 2025 12:30 WIB
Marsma TNI Wastum pernah melanggar aturan taruna demi membantu orangtua di sawah
08 July 2022 0:48 WIB, 2022
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Kejati Sumsel pulihkan keuangan negara senilai Rp1,2 triliun dari kasus perbankan
07 May 2026 23:03 WIB