Menyulap makanan ringan menggunakan bahan biji karet
Sabtu, 11 Agustus 2018 14:25 WIB
Dokumen - Perajin megolah masakan dodol dari bahan biji karet (ANTARA News Sumsel)
Bengkalis (ANTARA News ntara) - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bengkalis, Provinsi Riau menampilkan makanan ringan yang terbuat dari biji karet dalam pameran Research, Innovation and Technology (Ritech) Expo Nasional yang berlangsung pada 10-11 Agustus 2018 di Pekanbaru.
"Alhamdulillah, pada Ritech Expo tahun ini, MAN 1 Bengkalis diberi kepercayaan untuk menyuguhkan hasil inovasi unggulan dari anak-anak didik berupa makanan berbahan biji karet yang diolah menjadi cemilan," ungkap Guru Pembimbing Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) Al-Banna MAN 1 Bengkalis, Dewi Melinda, Sabtu.
Siswa MAN didampingi guru memanfaatkan bahan yang selama tidak berguna menjadi berbagai makanan. Biji karet diolah menjadi kerupuk biji getah, cokelat biji getah, biskuit Paragu, cake biji getah, kripik ilik-ilik biji getah.
"Kita patut berbangga, karena biji getah yang selama ini dibiarkan dan dianggap tidak berguna, ternyata hari ini bisa mewarnai Ritech Expo ini," ungkap Dewi.
Makanan dari biji karet yang ditampilkan menyedot perhatian dan keingintahunan setiap orang yang bertandang di Stand Bengkalis. Rata-rata pengunjung ingin merasakan kerupuk, cokelat, biskuit paragu, cake dan kripik dari biji getah itu.
"Pengunjung ingin tahu bagaimana pengolahan sampai proses untuk dimakan, setelah mengetahui banyak dari mereka yang membelinya, " jelasnya.
Dewi menjelaskan, produk lain yang ditampilkan adalah mesin pemecah biji karet yang diberi nama Mrs.UD Dewlateks.
"Selain produk mesin pemecah biji karet, siswa kita juga menyuguhkan herbal yang terbuat dari buah mengkudu. Produk yang diberi nama kopi herbal mengkudu, ternyata menjadi daya tarik bagi para pengunjung," kata Dewi.
Pembukaan Ritech Expo dibuka oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir juga dihadiri Presiden ketiga Republik Indonesia, Bj Habibie, Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, Pejabat dilingkup pemerintahan Provisi Riau, para Peneliti, dan sejumlah Rektor Universitas di Indonesia.
(T.KR-AZK)
"Alhamdulillah, pada Ritech Expo tahun ini, MAN 1 Bengkalis diberi kepercayaan untuk menyuguhkan hasil inovasi unggulan dari anak-anak didik berupa makanan berbahan biji karet yang diolah menjadi cemilan," ungkap Guru Pembimbing Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) Al-Banna MAN 1 Bengkalis, Dewi Melinda, Sabtu.
Siswa MAN didampingi guru memanfaatkan bahan yang selama tidak berguna menjadi berbagai makanan. Biji karet diolah menjadi kerupuk biji getah, cokelat biji getah, biskuit Paragu, cake biji getah, kripik ilik-ilik biji getah.
"Kita patut berbangga, karena biji getah yang selama ini dibiarkan dan dianggap tidak berguna, ternyata hari ini bisa mewarnai Ritech Expo ini," ungkap Dewi.
Makanan dari biji karet yang ditampilkan menyedot perhatian dan keingintahunan setiap orang yang bertandang di Stand Bengkalis. Rata-rata pengunjung ingin merasakan kerupuk, cokelat, biskuit paragu, cake dan kripik dari biji getah itu.
"Pengunjung ingin tahu bagaimana pengolahan sampai proses untuk dimakan, setelah mengetahui banyak dari mereka yang membelinya, " jelasnya.
Dewi menjelaskan, produk lain yang ditampilkan adalah mesin pemecah biji karet yang diberi nama Mrs.UD Dewlateks.
"Selain produk mesin pemecah biji karet, siswa kita juga menyuguhkan herbal yang terbuat dari buah mengkudu. Produk yang diberi nama kopi herbal mengkudu, ternyata menjadi daya tarik bagi para pengunjung," kata Dewi.
Pembukaan Ritech Expo dibuka oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir juga dihadiri Presiden ketiga Republik Indonesia, Bj Habibie, Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, Pejabat dilingkup pemerintahan Provisi Riau, para Peneliti, dan sejumlah Rektor Universitas di Indonesia.
(T.KR-AZK)
Pewarta : Abdul Razak dan Alfisnardo
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Seorang warga OKU alami luka serius, diserang beruang saat bekerja di kebun karet
16 April 2026 18:02 WIB
Polres Muara Enim ungkap kasus pembunuhan seorang wanita di kebun karet Desa Gaung Asam
20 February 2026 20:12 WIB
Bank Sumsel Babel perkuat komitmen CSR pemberdayaan UMKM di Sembawa Color Run 2025
22 December 2025 9:59 WIB
Pemkab Muba dorong pertanian lestari dan ketertelusuran karet di kancah global
27 July 2025 15:23 WIB