BBPOM Palembang temukan kue kedaluwarsa dan tahu berformalin di Transmart
Senin, 4 Juni 2018 15:25 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar memimpin langsung sidak di Transmart Palembang, Senin (4/6/18) (ANTARA News Sumsel/Kiki Wulandari/Erwin Matondang/18)
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Balai Besar Pengelolaan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang beserta Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang menemukan makanan kurang layak seperti tahu berformalin dan kue kedaluwarsa atau tidak layak edar.
"Inikan menjelang lebaran, konsumsi masyarakat meningkat sehingga pengawasan juga harus ditingkatkan. Dari hasil pengecekan dan uji sampel BBPOM kami menemukan tahu formalin dan kue kering yang sudah kedaluwarsa di Transmart," ujar Sekretaris Daerah Sumsel Nasrun Umar yang memimpin langsung sidak di Transmart Palembang, Senin.
Ditambahkan Kepala BPOM Palembang Dewi Prawitasari untuk makanan pangan dalam kemasan masih ada ditemukan kedaluwarsa namun jumlahnya tidak banyak. Untuk kandungan yang membahayakan seperti pewarna dan borak juga tidak ditemukan.
"Yang masih membahayakan jenis tahu yang mengandung formalin masih ditemukan di Transmart ini. Untuk tahu kami minta pihak Transmart untuk memusnahkannya dan ganti dengan suplier yang lebih higienis dalam memproduksi produknya," katanya.
Sementara itu Store General Manager Transmart Cekly Anggono Raras mengatakan sejauh ini mereka sudah melakukan mekanisme sesuai aturan. Dimana barang yang masuk dicek setiap hari.
"Dengan adanya temuan ini, kami akan meningkatkan pengawasan dan nanti akan dikomunikasikan lagi ke pemasok yang mensuplai barang," tukasnya.
"Inikan menjelang lebaran, konsumsi masyarakat meningkat sehingga pengawasan juga harus ditingkatkan. Dari hasil pengecekan dan uji sampel BBPOM kami menemukan tahu formalin dan kue kering yang sudah kedaluwarsa di Transmart," ujar Sekretaris Daerah Sumsel Nasrun Umar yang memimpin langsung sidak di Transmart Palembang, Senin.
Ditambahkan Kepala BPOM Palembang Dewi Prawitasari untuk makanan pangan dalam kemasan masih ada ditemukan kedaluwarsa namun jumlahnya tidak banyak. Untuk kandungan yang membahayakan seperti pewarna dan borak juga tidak ditemukan.
"Yang masih membahayakan jenis tahu yang mengandung formalin masih ditemukan di Transmart ini. Untuk tahu kami minta pihak Transmart untuk memusnahkannya dan ganti dengan suplier yang lebih higienis dalam memproduksi produknya," katanya.
Sementara itu Store General Manager Transmart Cekly Anggono Raras mengatakan sejauh ini mereka sudah melakukan mekanisme sesuai aturan. Dimana barang yang masuk dicek setiap hari.
"Dengan adanya temuan ini, kami akan meningkatkan pengawasan dan nanti akan dikomunikasikan lagi ke pemasok yang mensuplai barang," tukasnya.
Pewarta : Kiki Wulandari
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perubahan pola konsumsi dan persaingan sebabkan tutupnya ritel besar
11 February 2023 19:11 WIB, 2023
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Pusri dan Kejati Sumsel perkuat sinergi urusan Perdata dan Tata Usaha Negara
12 February 2026 11:44 WIB