Jamkrida Sumatera Selatan capai kinerja positif
Rabu, 27 September 2017 11:04 WIB
Dirut PT Jamkrida Dian Askin Hatta. (Antarasumsel.com/Yudi Abdullah)
Palembang (ANTARA Sumsel) - PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Sumatera Selatan mencapai kinerja positif per Agustus 2017 dengan mencetak nilai Imbal Jasa Penjaminan Rp5,882 miliar atau naik jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni hanya Rp2,995 milar.
Direktur Utama PT Jamkrida Sumsel Dian Askin Hatta di Palembang, Rabu mengatakan dengan pencapaian ini membuat Jamkrida Sumsel meraup laba Rp1,1 miliar.
"Perolehan laba ini naik lebih dari 140 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai Rp450 juta," kata dia.
Atas kinerja per Agustus ini, perusahaan yang berdiri 2,5 tahun lalu ini optimistis mencapai Rp1,5 miliar.
Sementara untuk plafon penjaminan secara total baik produktif maupun non produktif mencapai sekitar Rp500 miliar dari total 2.500 nasabah yang terjamin.
"Soal modal kerja memang saat ini masih kecil, sekitar Rp50 miliaran. Namun mudah-mudahan nanti pemegang saham akan memperkuat permodalan sebab Jamkrida Kalimantan Selatan saja saat ini sudah mencapai Rp100 miliar," kata dia.
Untuk mendorong kinerja lebih baik lagi, Jamkrida Sumsel bersama dengan Jamkrida se-Indonesia membentuk Forum Komunikasi Jamkrida Seluruh Indonesia (FKJ Selindo).
Perusahaan bersama FKJ Selindo sudah melakukan langkah positif mendekati Kementerian terkait menyangkut kebijakan konsorsium proyek di atas Rp2,5 miliar.
"Konsorsium ini nantinya tetap leadernya dari DKI karena dari sisi pemodalan lebih kuat namu Jamkrida Sumsel sendiri jika punya modal yang cukup, siap maju menjadi leader," ujar dia.
Direktur Utama PT Jamkrida Sumsel Dian Askin Hatta di Palembang, Rabu mengatakan dengan pencapaian ini membuat Jamkrida Sumsel meraup laba Rp1,1 miliar.
"Perolehan laba ini naik lebih dari 140 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai Rp450 juta," kata dia.
Atas kinerja per Agustus ini, perusahaan yang berdiri 2,5 tahun lalu ini optimistis mencapai Rp1,5 miliar.
Sementara untuk plafon penjaminan secara total baik produktif maupun non produktif mencapai sekitar Rp500 miliar dari total 2.500 nasabah yang terjamin.
"Soal modal kerja memang saat ini masih kecil, sekitar Rp50 miliaran. Namun mudah-mudahan nanti pemegang saham akan memperkuat permodalan sebab Jamkrida Kalimantan Selatan saja saat ini sudah mencapai Rp100 miliar," kata dia.
Untuk mendorong kinerja lebih baik lagi, Jamkrida Sumsel bersama dengan Jamkrida se-Indonesia membentuk Forum Komunikasi Jamkrida Seluruh Indonesia (FKJ Selindo).
Perusahaan bersama FKJ Selindo sudah melakukan langkah positif mendekati Kementerian terkait menyangkut kebijakan konsorsium proyek di atas Rp2,5 miliar.
"Konsorsium ini nantinya tetap leadernya dari DKI karena dari sisi pemodalan lebih kuat namu Jamkrida Sumsel sendiri jika punya modal yang cukup, siap maju menjadi leader," ujar dia.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB, 2025
Pusri tampilkan produk UMKM binaan di Pameran Produk Unggulan Sumsel 2025
03 July 2025 10:28 WIB, 2025