UMKM Sumsel manfaatkan Jamkrida meningkat

id jamkrida,umkm,berita sumsel,berita palembang,berita antara,ukm,usaha kecil menengah,PT Jaminan Kredit Daerah

Dirut PT Jamkrida Askin Hatta. (ANTARA/Yudi Abdullah)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Jumlah usaha mikro kecil dan menengah di Sumatera Selatan yang memanfaatkan Badan Usaha Milik Daerah PT Jaminan Kredit Daerah untuk memperoleh kredit usaha sejak Januari hingga Juni 2018 mengalami peningkatan.

Berdasarkan data selama semester pertama 2018 ini tercatat 2.000 lebih Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memanfaatkan jasa perusahaan daerah ini, sedankan pada semester peratama 2017 tercatat sekitar 1.700 UMKM," kata Direktur Utama PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Sumatera Selatan Dian Askin Hatta, di Palembang, Senin.

Menurut dia, melihat peningkatan jumlah pelaku UMKM yang memanfaatkan Jamkrida, pihaknya terus berupaya meningkatkan kemampuan keuangan sehingga bisa lebih banyak lagi yang bisa difasilitasi mendapatkan kredit dari perbankan.

"Perusahaan milik daerah ini terus berupaya membantu pelaku UMKM berkembang dengan memberikan kemudahan mendapatkan pinjaman modal usaha dari perbankan," ujarnya.

Dia menjelaskan, selama ini kendala pelaku UMKM untuk melakukan pengembangan usaha adalah modal, oleh karena itu pihaknya berupaya memfasilitasi pelaku usaha yang tidak memiliki barang jaminan/agunan kredit bisa memperoleh pinjaman modal.

Sebelum adanya Jamkrida, pelaku UMKM di provinsi yang memiliki 17 kabupaten dan kota ini mengalami kesulitan mendapatkan pinjaman modal untuk melakukan pengembangan usaha karena tidak memiliki barang jaminan.

Pelaku UMKM sulit mendapat dukungan pinjaman modal usaha dari perbankan karena tidak memiliki pengelolaan administrasi dan keuangan yang baik serta barang jaminan.

Melihat permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM tersebut, pihaknya berupaya membantu sebagai penjamin bagi pelaku usaha tersebut sehingga pihak perbankan tidak ragu memberikan pinjaman modal karena pengembaliannya dijamin Jamkrida. Budi Suyanto
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar