Caleg PKS OKU incar pemilih pemula
Kamis, 12 Desember 2013 17:33 WIB
Partai Keadilan Sejahtera (Antarasumsel.com/Garfis/Aw)
Baturaja (ANTARA Sumsel) - Calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera untuk DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan pada pemilu legislatif 2014 mengincar pemilih pemula karena dinilai masih baru dan tidak sulit untuk diarahkan agar memilih.
"Pasti kami mengincar pemilih pemula, selain mudah diarahkan juga karena mata pilih di Ogan Komering Ulu (OKU) cukup tinggi kisaran 30 persen", kata calon legislatif (caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) OKU, Muhammad Ismi di Baturaja, Kamis.
Dikatakannya, upaya yang dilakukan untuk menarik simpati pemilih pemula dengan mendatangi sekolah-sekolah dan universitas di wilayah itu untuk melakukan sosialisasi mengenalkan caleg.
"Pada saat sekolah atau universitas melakukan suatu kegiatan seperti exstra kulikuler dan seminar, kami mendatangi mereka melakukan sosialisasi. Jadi tidak mengganggu jam belajar," ungkapnya.
Selain itu, upaya yang dilakukan juga pendekatan para tokoh pemuda di OKU untuk memperoleh suara terbanyak.
Diungkapkannya, pada pemilihan calon legislatif 2014 optimistis mampu meraih empat kursi dari empat daerah pemilih (dapil) yang ada.
Untuk meminimalisir adanya kecurangan pada pemilu nanti, pihaknya akan menempatkan satu orang saksi di tiap tempat pemungutan suara (TPS).
"Saksi ditempatkan bertujuan untuk menjaga kotak suara di TPS agar tidak ada suara yang hilang atau bentuk kecurangan lainnya. Sebelumnya saksi tersebut akan kami berikan pembekalan supaya paham tugas dan tanggung jawabnya di lapangan," katanya.
Mengenai partai melaporkan rekening dana kampanye ke KPU setempat, menurut dia, saat ini baru sebatas rekening saja yang sudah dilaporkan.
"Kalau rekening sudah dilaporkan ke KPU OKU, namun dananya belum karena masih melihat biaya untuk kampanye. Pada 27 Desember 2013 kami mulai menyetor dana kampanye tahap awal ke KPU," kata M Ismi yang juga anggota Komisi III DPRD OKU itu. (E Permana)
"Pasti kami mengincar pemilih pemula, selain mudah diarahkan juga karena mata pilih di Ogan Komering Ulu (OKU) cukup tinggi kisaran 30 persen", kata calon legislatif (caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) OKU, Muhammad Ismi di Baturaja, Kamis.
Dikatakannya, upaya yang dilakukan untuk menarik simpati pemilih pemula dengan mendatangi sekolah-sekolah dan universitas di wilayah itu untuk melakukan sosialisasi mengenalkan caleg.
"Pada saat sekolah atau universitas melakukan suatu kegiatan seperti exstra kulikuler dan seminar, kami mendatangi mereka melakukan sosialisasi. Jadi tidak mengganggu jam belajar," ungkapnya.
Selain itu, upaya yang dilakukan juga pendekatan para tokoh pemuda di OKU untuk memperoleh suara terbanyak.
Diungkapkannya, pada pemilihan calon legislatif 2014 optimistis mampu meraih empat kursi dari empat daerah pemilih (dapil) yang ada.
Untuk meminimalisir adanya kecurangan pada pemilu nanti, pihaknya akan menempatkan satu orang saksi di tiap tempat pemungutan suara (TPS).
"Saksi ditempatkan bertujuan untuk menjaga kotak suara di TPS agar tidak ada suara yang hilang atau bentuk kecurangan lainnya. Sebelumnya saksi tersebut akan kami berikan pembekalan supaya paham tugas dan tanggung jawabnya di lapangan," katanya.
Mengenai partai melaporkan rekening dana kampanye ke KPU setempat, menurut dia, saat ini baru sebatas rekening saja yang sudah dilaporkan.
"Kalau rekening sudah dilaporkan ke KPU OKU, namun dananya belum karena masih melihat biaya untuk kampanye. Pada 27 Desember 2013 kami mulai menyetor dana kampanye tahap awal ke KPU," kata M Ismi yang juga anggota Komisi III DPRD OKU itu. (E Permana)
Pewarta :
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo singgung penghasilan wartawan kecil dan ulah koruptor saat hadiri acara Munas PKS
29 September 2025 15:56 WIB
PKS ucapkan selamat ke pasangan Prabowo-Gibran meski tetap buka ruang MK
21 March 2024 14:03 WIB, 2024
Bawaslu OKU Timur terima aduan dugaan pelanggaran administrasi pemilu
26 February 2024 21:54 WIB, 2024
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Diskominfo OKI edukasi warga mencegah penipuan digital catut nama pejabat
11 September 2026 21:20 WIB
DPR dan DPD targetkan RUU Daerah Kepulauan tuntas dan disahkan pada 2026
11 September 2026 20:57 WIB
Polda Sumsel gandeng 85 peserta didik Sespim Polri perkuat penanganan karhutla
10 September 2026 7:33 WIB