PON 2012 - Koni kecewa petembak Sumsel gagal raih emas
Selasa, 18 September 2012 7:49 WIB
Atlet menembak Sumsel. (FOTO Antarasumsel.com/Feny Selly)
Pekanbaru (ANTARA Sumsel) - Ketua Umum KONI Sumatera Selatan H. Muddai Madang menyatakan kekecewaannya karena atlet menembak daerahnya belum berhasil menyumbang medali emas pada PON XVIII Pekanbaru, 9-20 September 2012.
"Hingga semalam belum satu pun atlet menembak Sumsel yang bisa merebut medali emas pada pesta olahraga empat tahunan itu," katanya kepada wartawan di Pekanbaru, Selasa.
Cabang olahraga menembak ditargetkan meraih lima medali emas pada pesta olahraga akbar tersebut, namun hingga pertandingan Senin malam belum juga terwujud.
Ia menambahkan, "itu menunjukan ia merasa gagal dalam pembinaan atlet daerahnya."
Sebenarnya pihaknya sangat mengharapkan perolehan medali emas dari petembak andalan Sumsel, Maharani Ardy, yang turun pada nomor perorangan 50 meter Rifle Prone puteri, Senin, namun atlet itu hanya mendapatkan medali perak.
"Padahal atlet tersebut rutin menyumbang emas PON, bahkan andalan SEA Games," ujar dia.
Begitu juga petembak putra yang rutin menyumbang medali emas pada berbagai kejuaraan, namun belum juga berhasil, kata dia.
Oleh karena itu pihaknya akan mengevaluasi pembinaan yang dilaksanakan selama ini supaya ke depan prestasi atlet Sumsel tidak mengecewakan.
Sebelumnya, pelatih menembak Sumsel, Kuncung Sudiono, mengatakan kegagalan tim tersebut bukan karena kurangnya persiapan yang dilakukan untuk menghadapi PON.
Persiapan sudah dilakukan sejak jauh hari dengan melakukan latihan seusai SEA Games tahun lalu, hingga Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) sejak awal Pebruari sampai pemberangkatan atlet.
Cabang olahraga menembak hingga Senin malam telah menyumbang dua medali perak dan dua perunggu bagi kontingen Sumsel.(T.U005)
"Hingga semalam belum satu pun atlet menembak Sumsel yang bisa merebut medali emas pada pesta olahraga empat tahunan itu," katanya kepada wartawan di Pekanbaru, Selasa.
Cabang olahraga menembak ditargetkan meraih lima medali emas pada pesta olahraga akbar tersebut, namun hingga pertandingan Senin malam belum juga terwujud.
Ia menambahkan, "itu menunjukan ia merasa gagal dalam pembinaan atlet daerahnya."
Sebenarnya pihaknya sangat mengharapkan perolehan medali emas dari petembak andalan Sumsel, Maharani Ardy, yang turun pada nomor perorangan 50 meter Rifle Prone puteri, Senin, namun atlet itu hanya mendapatkan medali perak.
"Padahal atlet tersebut rutin menyumbang emas PON, bahkan andalan SEA Games," ujar dia.
Begitu juga petembak putra yang rutin menyumbang medali emas pada berbagai kejuaraan, namun belum juga berhasil, kata dia.
Oleh karena itu pihaknya akan mengevaluasi pembinaan yang dilaksanakan selama ini supaya ke depan prestasi atlet Sumsel tidak mengecewakan.
Sebelumnya, pelatih menembak Sumsel, Kuncung Sudiono, mengatakan kegagalan tim tersebut bukan karena kurangnya persiapan yang dilakukan untuk menghadapi PON.
Persiapan sudah dilakukan sejak jauh hari dengan melakukan latihan seusai SEA Games tahun lalu, hingga Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) sejak awal Pebruari sampai pemberangkatan atlet.
Cabang olahraga menembak hingga Senin malam telah menyumbang dua medali perak dan dua perunggu bagi kontingen Sumsel.(T.U005)
Pewarta :
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pembunuhan kepala cabang, Kadispenad: Dua oknum TNI AD segera disidang terbuka
20 September 2025 13:39 WIB
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Pusri dan Kejati Sumsel perkuat sinergi urusan Perdata dan Tata Usaha Negara
12 February 2026 11:44 WIB