Logo Header Antaranews Sumsel

Tim SAR Palembang temukan jasad korban tenggelam di Kertapati

Selasa, 14 April 2026 16:15 WIB
Image Print
Tim SAR Palembang, Sumatera Selatan, menemukan jasad seorang remaja laki-laki yang dilaporkan tenggelam di Sungai Keruk, Kertapati, Selasa (14/4/2026). ANTARA/HO-SAR Palembang

Palembang (ANTARA) - Tim SAR Palembang, Sumatera Selatan, menemukan jasad seorang remaja laki-laki yang dilaporkan tenggelam di Sungai Keruk, Kertapati pada Senin (13/4) pukul 16:00 WIB.

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin di Palembang, Selasa, mengatakan korban ialah Deni (18) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (14/4) dinihari.

Ia menyebutkan korban ditemukan mengapung di pinggir sungai dengan jarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian awal.

Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika korban pulang dari tempat pangkas rambut dan hendak mandi di pinggir Sungai Keruk bersama tiga orang temannya, saat sedang mandi di tepi sungai, tiba-tiba air sungai mengalami pasang sehingga arus menjadi deras.

"Korban kemudian terseret arus dan tenggelam," katanya.

Ia menambahkan melihat kejadian tersebut, teman-teman korban berusaha memberikan pertolongan dengan menjangkau korban menggunakan sebatang kayu. Namun karena derasnya arus sungai, korban tidak berhasil diselamatkan. Diketahui korban juga tidak bisa berenang.

Adapun dalam proses pencarian, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet serta melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian guna menemukan korban.

Ia menambahkan unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), serta masyarakat setempat.

Kantor SAR Palembang juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan dan menghindari mandi atau berenang di sungai yang memiliki arus deras, terlebih bagi yang tidak memiliki kemampuan berenang.

Apabila masyarakat membutuhkan bantuan Search and Rescue (SAR) dalam kondisi darurat, dapat segera menghubungi Emergency Call Basarnas di nomor 115 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026