Logo Header Antaranews Sumsel

Pemkab Empat Lawang hibahkan lahan di jalan poros untuk gudang Bulog

Kamis, 9 April 2026 20:07 WIB
Image Print
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad (tengah) saat diwawancarai seusai acara penyerahan hibah lahan ke Perum Bulog di Palembang, Kamis (9/4/2026). ANTARA/M Imam Pramana

Palembang, Sumsel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, menghibahkan sebidang lahan di Kawasan Jalan Poros, kepada Perum Bulog untuk pembangunan gudang penampungan beras.

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad, seusai acara penyerahan hibah di Palembang, Sumsel, Kamis, mengatakan pembangunan gudang Bulog di wilayahnya merupakan aspirasi yang telah lama diperjuangkan oleh pemerintah daerah.

Ia menilai kehadiran gudang tersebut akan memberikan dampak besar terhadap stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan gudang Bulog akan sangat penting terutama dalam menghadapi situasi darurat atau gangguan distribusi pangan.

"Dengan adanya fasilitas penyimpanan di daerah sendiri, pemerintah dapat bergerak lebih cepat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat," kata dia.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh pembangunan tersebut. Bahkan, berapa luas lahan yang dibutuhkan Bulog pihaknya akan siap membantu menghibahkan lahannya.

Sementara itu, Direktur SDM dan Umum Perum Bulog Sudarsono Hardjosoekarto mengapresiasi sinergi yang terjalin ini.

Ia menyebut hibah lahan ini sebagai bentuk dukungan konkret dalam memperkuat infrastruktur pangan nasional di daerah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Empat Lawang. Dengan sinergi ini, Bulog mendapatkan lahan strategis di jalan poros kabupaten untuk pembangunan gudang," katanya.

Ia memaparkan setelah proses hibah selesai, tahap berikutnya adalah pengajuan pertimbangan teknis kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Selanjutnya, proyek akan dibahas dalam rapat koordinasi bersama kementerian terkait, termasuk dengan kementerian koordinator bidang pangan.

Ia menargetkan pembangunan gudang tersebut dapat rampung pada akhir 2026, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026