
Pemkab OKU Timur canangkan gerakan perbaikan rumah tidak layak huni

Martapura, Sumsel (ANTARA) -
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, mencanangkan Gerakan Bersama Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Gebrak Ratilahu) untuk merenovasi rumah warga secara gratis.
Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah di Martapura, Sumsel, Selasa (5/5/2026), mengatakan bahwa Gebrak Ratilahu adalah program pemerintah pusat yang ditujukan untuk mewujudkan impian masyarakat agar memiliki rumah yang layak ditempati bersama keluarga.
"Dalam program ini kami menargetkan merenovasi sebanyak 1.000 unit rumah warga di OKU Timur untuk direnovasi secara bertahap secara gratis oleh pemerintah," katanya.
Untuk tahap awal, kata dia, Program Gebrak Ratilahu menyasar pada 265 unit rumah warga di OKU Timur untuk direnovasi tahun ini.
"Surat Keputusan (SK) untuk perbaikan 265 rumah sudah turun. Renovasi rumah dimulai dari Desa Peracak, Kecamatan Bunga Mayang," katanya.
Dia menjelaskan, renovasi rumah mulai dari perbaikan atap, dinding hingga lantai bangunan agar layak ditempati bersama keluarga.
Ia berharap melalui program tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mewujudkan impian mereka agar memiliki rumah yang layak dan nyaman ditempati bersama keluarga.
Bupati juga berharap agar pihak BUMD seperti Bank Sumsel Babel untuk turut serta melakukan perbaikan rumah warga yang tidak layak huni melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
"Dengan begitu target renovasi 1.000 unit rumah warga OKU Timur lebih cepat tercapai untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
Sementara, Gubernur Sumsel Herman Deru melalui sambungan video zoom menekankan agar program ini tidak dibatasi anggaran maksimal jika berasal dari donasi pihak perusahaan atau masyarakat.
"Dengan adanya program Gebrak Ratilahu ini diharapkan seluruh warga OKU Timur dapat menempati rumah yang layak huni secara bertahap," harapnya.

Pewarta: Edo Purmana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
