Logo Header Antaranews Sumsel

268 peserta Ikuti MTQ ke-XXXII Kabupaten OKU di Baturaja

Selasa, 7 April 2026 13:51 WIB
Image Print
Bupati OKU Teddy Meilwansyah membuka MTQ ke-XXXII tahun 2026 di Masjid Agung Islamic Centre Baturaja, Senin. ANTARA/Edo Purmana

Baturaja (ANTARA) - Sebanyak 268 peserta mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXII tingkat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tahun 2026 yang digelar di Masjid Agung Islamic Centre Baturaja, Senin (6/4).

Bupati OKU Teddy Meilwansyah saat membuka kegiatan di Baturaja, Senin, mengatakan bahwa ratusan peserta tersebut berasal dari 13 kecamatan di wilayah Kabupaten OKU.

"Ada sebanyak 268 peserta dari 13 kecamatan di Kabupaten OKU yang mengikuti kegiatan ini," kata Teddy.

Ia menjelaskan, kegiatan yang berlangsung hingga 10 April 2026 tersebut bertujuan untuk menjaring bibit-bibit terbaik generasi muda yang mencintai Al Quran.

Menurut Teddy, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al Quran, melainkan momentum untuk memperkuat nilai keimanan, kebersamaan, serta membangun karakter masyarakat yang religius.

"Lebih dari sekadar kompetisi seni baca, MTQ bertujuan memperkuat ukhuwah islamiah dan meningkatkan syiar Islam," ujarnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas serta menampilkan kemampuan terbaik. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al Quran dalam kehidupan sehari-hari.

“Kepada para kafilah, selamat bertanding. Mengejar kemenangan itu penting, namun tetap jaga sportivitas dan jadikan MTQ ini sebagai ajang silaturahmi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda OKU Jauhari menambahkan bahwa MTQ tahun ini mempertandingkan lima cabang perlombaan.

Adapun cabang yang diperlombakan meliputi Tilawah Al Quran, Hifzil Quran, Fahmil Quran, Syahril Quran, dan Khattil Quran.

"Setiap cabang perlombaan akan menentukan juara satu, dua, dan tiga. Juara pertama nantinya akan diikutsertakan pada MTQ tingkat provinsi," kata Jauhari.




Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026