Emery kecewa Aston Villa kalah dari Liverpool

id aston villa,unai emery,liga inggris,liverpool

Emery kecewa Aston Villa kalah dari Liverpool

Pelatih Aston Villa, Unai Emery. (Aston Villa)

Pria berusia 53 tahun itu meminta timnya memberikan reaksi cepat setelah tertinggal satu gol, tetapi Liverpool justru kembali mencetak gol kedua.

"Setelah itu, kami perlu bereaksi pada babak kedua dengan taktik yang sesuai seperti di babak pertama. Namun kami memulai babak kedua tidak sama seperti saat kami memulai pertandingan. Kami hampir merubah sesuatu sebelum akhirnya mereka mencetak gol kedua. Pada akhirnya kami sulit untuk membalikkan keadaan," kata Emery, yang pernah membawakan Sevilla juara Liga Europa UEFA tiga kali beruntun.

Meski harus menelan kekalahan pahit, Unai Emery menyebut bahwa timnya harus melupakan kekalahan semalam dan fokus untuk laga yang akan datang.

"Sekarang kami harus fokus untuk pertandingan berikutnya melawan Maccabi Haifa di Liga Europa dan berusaha untuk bersaing di kompetisi ini. Kemudian di Liga Inggris juga kami harus siap untuk menghadapi Bournemouth, laga yang penuh motivasi dan menantang," ujar pelatih Aston Villa tersebut.

Tim berjuluk The Villans itu harus takluk dari tuan rumah Liverpool dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Anfield, Liverpool, Minggu (2/11) dini hari WIB. Gol lain dicetak oleh Ryan Gravenberch (58').

Dengan hasil kekalahan ini, tim asuhan Unai Emery tersebut berada di peringkat 11 klasemen sementara Liga Inggris musim ini dengan torehan 15 poin dari 10 pertandingan, serta mencatatkan empat kemenangan , tiga imbang dan tiga kekalahan.

Sementara Liverpool naik ke peringkat tiga klasemen dengan perolehan 18 poin dari 10 laga serta mencatatkan enam kemenangan dan empat kekalahan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emery kecewa Aston Villa kalah dari Liverpool

Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.