Sebanyak 116 rumah warga OKU Sumsel terdampak banjir

id Bencana banjir, curah hujan tinggi, bencana alam, debit Sungai Ogan, BPBD OKU

Sebanyak 116 rumah warga OKU Sumsel terdampak banjir

Satgas melakukan patroli di wilayah terdampak banjir di Kabupaten OKU pada Selasa (12/8) dini hari. ANTARA/Edo Purmana

Baturaja (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan mendata sebanyak 116 unit rumah warga di daerah itu terdampak banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada Senin (11/8) malam.

"Berdasarkan hasil pendataan terakhir tercatat sebanyak 116 unit rumah warga Kabupaten OKU yang dihuni 463 jiwa terdampak bencana banjir," kata Kepala BPBD OKU Januar Efendi di Baturaja, Selasa.

Dia mengatakan bahwa wilayah terdampak banjir di Kecamatan Baturaja Timur meliputi Kelurahan Sukaraya, Sukajadi, Baturaja Permai, Sekar Jaya, dan Kelurahan Kemalaraja.

Termasuk Desa Tanjung Kemala dan permukiman padat penduduk di Lorong Sampurna RT 18, Kecamatan Baturaja Timur pun tak luput dari kepungan banjir.

Meskipun tidak ada korban jiwa, namun akibat bencana alam tersebut aktivitas masyarakat menjadi terganggu karena banjir merendam rumah warga dengan ketinggian mencapai 90 centimeter.

Pihaknya telah menerjunkan personel yang disebar ke seluruh wilayah terdampak bencana alam untuk melakukan persiapan evakuasi korban jika diperlukan.

"Sejauh ini tidak ada korban yang dievakuasi. Berdasarkan pantauan petugas di lapangan sejak pagi tadi banjir di seluruh wilayah terdampak sudah surut," tegasnya.

Meskipun banjir sudah surut, namun hingga saat ini petugas masih melakukan patroli terhadap wilayah-wilayah terdampak banjir guna mengantisipasi bencana susulan.

Pusdalops BPBD OKU juga mengoptimalkan pemantauan cuaca dan debit air Sungai Ogan selama 1x24 jam agar jika terjadi peningkatan dapat segera diteruskan kepada masyarakat untuk diwaspadai bersama.

Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.