
Deteksi dini kelainan kelenjar paratiroid untuk cegah komplikasi

Jakarta (ANTARA) - Kepala Departemen Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo Dr. dr. Diani Kartini, SpB.Subsp.Onk(K) menekankan pentingnya deteksi dini kelainan kelenjar paratiroid untuk mencegah terjadinya komplikasi serius.
"Meskipun ukurannya kecil dan letaknya tersembunyi, kelainan pada kelenjar paratiroid seperti hiperparatiroid dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak dideteksi dan ditangani dengan tepat," katanya dalam webinar tentang gangguan pada kelenjar paratiroid yang diikuti dari Jakarta, Rabu.
Dokter Diani menyampaikan bahwa kelenjar paratiroid atau yang biasa disebut kelenjar anak gondok berada di belakang kelenjar tiroid atau gondok.
Ia menjelaskan, kelenjar paratiroid berperan penting dalam pengaturan metabolisme kalsium, yang berpengaruh pada kesehatan tulang, ginjal, dan sistem pencernaan.
Menurut dia, kelainan pada kelenjar paratiroid sering kali tidak disadari.
"Sering kali pasien datang dengan keluhan nyeri tulang, tapi tidak ada yang mencurigai adanya gangguan pada kelenjar paratiroid. Padahal, bisa jadi itu akibat meningkatnya hormon paratiroid," katanya.
Padahal, kelainan pada kelenjar paratiroid bisa membahayakan kalau tidak segera dideteksi dan ditangani.
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
