Hasil pemilihan suara, tiga nama yang diajukan kepada Kemendikbudristek yakni Taufiq memperoleh 36 suara senat, Iskhaq Iskandar memperoleh 14 suara, Alfitri memperoleh 12 suara, sedangkan tereleminasi A. Muslimin memperoleh sembilan suara.
Sebelum ditetapkan menjadi calon rektor, mereka memaparkan visi, misi, dan program kerja yang secara umum mengupayakan Unsri berkelas dunia, mengawal transformasi BLU ke PTNBH, mengoptimalkan pemanfaatan aset, serta membuat layanan mahasiswa/akademik terpadu, dan menyederhanakan birokrasi.
Sebanyak tiga calon Rektor Unsri hasil keputusan rapat senat tertutup itu dilaporkan ke pihak Kemendikbudristek dan diumumkan ke publik untuk melalui proses rekam jejak pada 27 Juni-27 Juli 2023.
Hasil rekam jejak ketiga calon rektor tersebut menjadi pertimbangan pengambilan keputusan dalam rapat senat tertutup bersama Mendikbudristek Nadiem Makarim atau untuk mendapat dukungan suara mayoritas dari senat dan kementerian dalam pemilihan Rektor Unsri yang dijadwalkan 28 Juli-4 Agustus 2023.
Mengenai penetapan calon terpilih dan pelantikan Rektor Unsri periode 2023-2027, ditentukan kemudian oleh Mendikbudristek, kata Joni.
