Tersangka perampas motor dengan modus jual knalpot di tangkap polisi

id maling motor,perampasan motor,pencurian motor,begal,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara hari ini, palembang hari

Tersangka perampas motor dengan modus jual knalpot di tangkap polisi

Ilustrasi penangkapan pelaku curanmor (Foto: Istimewa)

PadangPariaman, Sumbar (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat bekerjasama dengan Polres 50 Kota meringkus perampas kendaraan bermotor dengan modus menjual knalpot sepeda motor kepada korban.

"Pelaku kami tangkap di depan Polres 50 Kota pada Kamis (9/7)," kata Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman AKP Abdul Kadir Jailani di Parit Malintang, Sabtu.

Ia mengatakan peristiwa perampasan tersebut berawal saat korban yaitu Rahmat (18) ingin mengganti knalpot motornya di Pariaman namun dirinya bertemu tersangka yaitu DA (22) yang menawarkan suku cadang kendaraan yang sedang dicari oleh korban.

Namun keberadaan suku cadang tersebut disebutkan berada di rumah tersangka dan tersangka pun meminta korban mengikutinya menuju ke rumahnya yang diarahkannya ke Kecamatan Padang Sago, Padang Pariaman.

Baca juga: Seorang begal tewas duel dengan polisi di OKU Timur

Baca juga: Dua pembunuh sopir taksi 'online' dituntut 18 tahun penjara


Saat itu, lanjutnya tersangka bersama rekannya menggunakan mobil Xenia yang juga hasil curian di Pekanbaru, Riau.

"Tiba di Nagari Batu Kalang, Padang Sago tersangka memaksa korban turun dari sepeda motornya dan langsung melarikannya dengan kencang," katanya.

Setelah menerima laporan dari korban Tim Gagak Hitam yang dibentuk Polres Padang Pariaman menyelidiki kasus tersebut dan mengantongi identitas tersangka berdasarkan ciri-ciri dan kendaraan yang digunakan.

Lalu pada 9 Juli Polres Padang Pariaman mendapatkan informasi bahwa tersangka hendak pulang dari Pekanbaru ke 2x11 Kayu Tanam, Padang Pariaman sehingga dilakukan pengintaian serta meminta Tim Opsnal Polres 50 Kota melakukan penindakan.

"Dari interogasi yang dilakukan tersangka telah mengakui perbuatannya dan telah menjual motor curian itu di Pekanbaru," ujarnya.

Dari pengakuan tersangka, lanjutnya selain mencuri mobil Xenia yang digunakan untuk mencuri serta motor milik Rahmat tersangka juga telah melakukan aksi pencurian lainnya di salah satu rumah di panti jompo di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung.

Saat ini Polres Padang Pariaman masih mencari tahu lokasi pencurian yang pernah dilakukan tersangka.

Ia menambahkan rekan tersangka ketika mencuri kendaraan bermotor yang lokasinya di Padang Sago telah ditangkap di Pekanbaru dengan kasus pencurian mobil.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar