Logo Header Antaranews Sumsel

Dinkes Sumsel data kesehatan jemaah calon haji

Selasa, 2 Juli 2019 10:27 WIB
Image Print
Dokumen - Petugas kesehatan memberikan gelang khusus Risiko Tinggi (Risti) bagi jemaah calon haji seusai pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji Padang, Sumbar, Senin (9/9). ANTARA News Sumbar/Iggoy el Fitra/13

Palembang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Sumatera Selatan melakukan pendataan mengenai kesehatan jemaah calon haji guna memantau perkembangan kondisi kesehatan mereka.

Kepala Dinkes Sumsel Lesty Nurainy di Palembang, Selasa, mengatakan, pihaknya telah melakukan orientasi pemeriksaan dan pembinaan masa tunggu di Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan.

Pertemuan itu untuk mengetahui informasi data mengenai pendataan kesehatan haji yang ada di kabupaten dan kota Se Sumsel, ujar dia.

Dengan diketahui permasalahan kesehatan jemaah sehingga dapat diketahui hambatan yang ada sekaligus sebagai bahan perencanaan.

Selain itu juga memantau dan pengendalian kegiatan CJH selanjutnya.

Yang jelas CJH harus sehat fisik dan mental sehingga mereka nantinya khusuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

Oleh karena itu pendataan kesehatan CJH cukup penting sehingga mereka saat menuaikan rukun Islam tersebut semakin khusuk.

Sementara Kepala Sub Program Pusat Kesehatan Haji Kemeterian Kesehatan RI, dr H Melzan Dharmayuli dalam pertemuan itu mengatakan, kesehatan fisik dan mental jemaah calon haji merupakan hal utama dalam menunaikan rukun Islam tersebut.

Istitha'ah atau kesehatan haji bukan sebagai penghambat tetapi untuk mempersiapkan diri dalam menjalankan rukun Islam kelima tersebut.

"Istitha’ah kemampuan jemaah haji dari aspek kesehatan yang meliputi fisik dan mental yang terukur dengan pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Dengan demikian maka jamaah calon haji dapat menjalankan ibadah sesuai tuntunan agama Islam.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026