Logo Header Antaranews Sumsel

Trump desak Prancis dan Jerman lepas cadangan solar redam harga global

Jumat, 2 Oktober 2026 10:41 WIB
Image Print
Arsip foto - Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers di Kompleks Kepresidenan sebagai bagian dari KTT NATO ke-36 para Kepala Negara dan Pemerintahan di Ankara, Turkiye, pada 8 Juli 2026. ANTARA/Binnur Ege Gürün Koçak - Anadolu Agency /pri.

Jakarta (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pihaknya akan meminta Eropa untuk melepaskan sebagian cadangan bahan bakar solar untuk menurunkan harga.

"Ya, kami mungkin akan melakukan itu. Mereka memiliki sejumlah solar, tetapi harganya sedang turun," kata Trump kepada para wartawan, Kamis (1/10).

Sebelumnya, Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer mengatakan bahwa ia berencana meminta para pejabat Uni Eropa melepaskan cadangan solar di blok ekonomi tersebut.

Media juga melaporkan pemerintahan Trump telah menuntut Prancis dan Jerman untuk mulai menggunakan cadangan bahan bakar solar darurat mereka untuk membantu menurunkan harga global.

Pada akhir September, Politico melaporkan pemerintahan Trump sedang menyusun rencana untuk memberlakukan larangan ekspor bahan bakar diesel selama 90 hari, dalam upaya menurunkan harga energi yang mencapai rekor tertinggi menjelang pemilihan umum sela pada November nanti.

Eskalasi konflik di Timur Tengah nyaris menghentikan lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz, yang merupakan jalur pasokan utama bagi minyak mentah, produk minyak bumi, dan gas alam cair di tingkat global.

Akibatnya, harga bahan bakar pun naik di banyak negara.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026