Logo Header Antaranews Sumsel

KPK sebut negara dirugikan triliunan rupiah akibat pembalakan liar

Senin, 2 April 2018 21:59 WIB
Image Print
Arsip - Kayu hasil pembalakan liar (ANTARA FOTO/Feri Purnama/Ag)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Ketua Tim Gerakan Nasional Penyelamat Sumbet Daya Alam Bidang Pecegahan Komisi Pemberantasan Korupsi Dian Patria mengatakan, negara mengalami kerugian triliunan rupiah akibat adanya pencurian kayu atau pembalakan liar oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Kerugian negara ini triliunan rupiah karena dari hasil pencurian kayu itu dananya tidak masuk ke kas negara, kata dia saat rapat koordinasi bersama jajaran Pemprov Sumsel di Palembang, Senin.

Dia mengatakan, itu ditambah lagi dengan adanya ilegal loging pajak bumi bangunan tidak masuk ke pemerintah.

Pencurian kayu tersebut diperkirakan terus berlanjut sehingga harus dicegah bersama, oleh karena itu pencegahan perlu dimaksimalkan untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Apalagi sumber daya alam di Indonesia termasuk Sumsel cukup besar sehingga potensi tersebut harus digali secara resmi, karena penerimaan daerah banyak terdapat di sektor kehutanan, pertambangan, perkebunan dan kelautan, kata dia.

Oleh karena itu melalui rapat koordinasi ini diharapkan semua pihak dapat pencegah supaya tidak terjadi penyelewengan terutama melanggar aturan, ujar dia

Lebih lanjut dia mengatakan, selain itu izin usaha harus dibekukan bila tidak memenuhi syarat agar sumber daya alam dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

Rapat koordinasi Pembahasan Rencana aksi sektor sumber daya alam bersama KPK itu dibuka Sekda Sumsel Nasrun Umar.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026