Logo Header Antaranews Sumsel

Sritex pekerjakan 180 karyawan difabel

Jumat, 14 Oktober 2016 15:00 WIB
Image Print

Solo (ANTARA Sumsel) - PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) mempekerjakan sebanyak 180 karyawan difabel baik karyawan yang mengalami kecelakaan kerja maupun difabel yang masuk ke perusahaan melalui jalur umum.

"Mereka kebanyakan operator di bagian menjahit. Mereka ada yang tuna rungu, tuna wicara cacat, karyawan yang cacat fisiknya bekerja bagi kami," kata Vice President Director PT Sritex Iwan Kurniawan Lukminto di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat.

Dia mengatakan untuk memberikan kenyamanan bagi karyawan difabel saat bekerja, pihaknya menyesuaikan fasilitas perusahaan dengan keadaan mereka.

"Kita sesuaikan dengan keterbatasan mereka, apa yang bisa dikerjakan oleh mereka," tuturnya.

Para pekerja difabel itu bekerja di berbagai sektor di pabrik tekstil terpadu Sritex antara lain unit garmen, pemintalan benang dan pengontrolan kon benang.

Selain itu, Sritex bekerja sama dengan Dinas Sosial setempat untuk memberikan pelatihan bagi warga binaan.

Sritex memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi warga binaan Dinas Sosial setempat yang ingin bekerja di perusahaan itu.

Dia berharap pelatihan itu dapat membantu para warga binaan baik yang difabel maupun normal untuk memiliki keterampilan sehingga dapat menjadi modal untuk hidup mandiri.

Dengan demikian, para warga binaan diharapkan dapat menghasilkan uang untuk memenuhi kebutuhan sendiri dalam rangka meningkatkan taraf hidup mereka.

"Kita kirim teknisi ke mereka untuk mengajar mereka, memberi pelatihan di sana," ujarnya.

Sritex juga bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan dalam rangka memberdayakan orang difabel di lingkungan institusi itu yang mengalami kecelakaan saat bertugas.

Ada dua orang dari Kementerian Pertahanan yang bekerja di Sritex, salah satunya menjadi pelatih di pusat pelatihan Sritex yang memberikan bimbingan dan motivasi terhadap karyawan perusahaan.

"Yang satu menjadi 'trainer' (pelatih) bagi kami yang hadir untuk motivasi karyawan Sritex," ujarnya.

Saat ini, Sritex Group yang memiliki 15 anak perusahaan mempekerjakan sekitar 50.000 karyawan.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026