Palembang (ANTARA) - PLTU Banjarsari bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, mengembangkan destinasi wisata Air Terjun Perigi melalui wahana waterfall rappelling.

Waterfall rappelling merupakan olahraga ekstrem menuruni air terjun menggunakan tali dan peralatan pengamanan khusus. Inovasi ini menawarkan pengalaman unik dan menantang yang kini mulai diminati wisatawan, terutama generasi muda dari luar daerah.

Ketua FPTI Kabupaten Lahat Ahmad Salam Resmiadi di Lahat, Jumat (24/4/2026), menjelaskan PLTU Banjarsari telah menjadi bapak asuh organisasi tersebut dalam tiga tahun terakhir. Dukungan yang diberikan berupa pembinaan, pembibitan, dan peningkatan prestasi atlet.

Menjelang tahun keempat, ia menjelaskan, PLTU Banjarsari mendorong FPTI untuk mandiri melalui exit program Corporate Social Responsibility (CSR). Inovasi wisata waterfall rappelling di Desa Perigi menjadi strategi agar organisasi memiliki sumber pendanaan mandiri untuk kegiatan atlet.

"Kami didorong untuk bersiap melakukan exit program. Waterfall rappelling ini kami usulkan dan didukung penuh agar FPTI Lahat bisa mandiri secara finansial," ujar Ahmad Salam Resmiadi.

 

Wisatawan menjajal wahana waterfall rappelling di Air Terjun Perigi, Desa Perigi, Kecamatan Pulau Pinang, Lahat, Sumatera Selatan. (ANTARA/HO/PLTU)

Kabupaten Lahat memiliki kekayaan ratusan air terjun atau curug. Namun, menurutnya, selama ini pengelolaannya masih sebatas objek wisata swafoto dan pemandian, seperti di Curug Buluh, Curug Senyawe, Curug Panjang, Curug Tangga Manik, hingga Curug Maung.

Melalui kolaborasi PLTU Banjarsari, FPTI Kabupaten Lahat, dan Pokdarwis Desa Perigi, air terjun Perigi di Kecamatan Pulau Pinang ini kini bertransformasi menjadi lokasi olahraga minat khusus.

Meski baru dibuka pada awal Maret 2026, antusiasme pengunjung tercatat sangat tinggi. Slot jadwal pada akhir pekan hampir selalu penuh oleh wisatawan asal Kabupaten Muara Enim, Prabumulih, Banyuasin, Palembang, hingga Lampung.

Executive Vice President PLTU Banjarsari Putut Dwidjoseno, melalui Manajer Umum Faza Ikhwana, mengatakab FPTI Kabupaten Lahat merupakan salah satu cabang olahraga binaan perusahaan melalui kolaborasi berkelanjutan.

"Kami memiliki lini masa pembinaan dan selalu mendorong mitra binaan agar bisa mandiri melalui exit program yang matang," ujar Faza.(***)