Palembang (ANTARA) - Prajurit Kodam II/Sriwijaya membantu pembangunan jembatan gantung di dua kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk memperkuat konektivitas masyarakat di daerah pelosok.

Kapendam II/ Sriwijaya Letkol Inf Yordania di Palembang, Selasa, mengatakan pembangunan infrastruktur berupa jembatan gantung itu dua unit di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan satu unit di Ogan Komering Ulu (OKU).

Dia menjelaskan pembangunan jembatan gantung pertama di Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU.

Jembatan gantung yang dibangun di wilayah Koramil 403-12/Baturaja, Kodim 0403/OKU itu, dengan panjang mencapai 100 meter dan lebar dua meter yang membentang di atas Sungai Ogan.

Pembangunan jembatan gantung kedua dengan ukuran yang sama membentang di atas Sungai Dabuk, Desa Embacang yang masuk dalam wilayah teritorial Koramil 402-09/Mesuji, Kabupaten OKI.

Proyek jembatan ketiga juga berada di wilayah Kabupaten OKI, yakni Desa Kuala Dua Belas, Kecamatan Tulung Selapan.

Jembatan yang berada di wilayah Koramil 402-11/Tulung Selapan, OKI itu, memiliki spesifikasi panjang 120 meter dan lebar 1,5 meter.

Menurut dia, jembatan gantung tersebut merupakan penghubung vital masyarakat daerah pelosok di dua kabupaten tersebut yang selama ini terbatas oleh karena kondisi geografis.

"Secara teknis, jembatan itu menjadi salah satu sarana penyeberangan terpanjang di wilayah tersebut," ujar Kapendam II/Swj Letkol Yordan.