LSI: Approval rating Presiden naik jadi 76,2 persen
Kamis, 18 April 2024 15:38 WIB
Tangkapan layar-Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Sikap Publik Terhadap Putusan KPU, Persidangan MK, dan Isu Nasional’ yang dipantau secara daring dari Jakarta, Kamis (18/4/2024). (ANTARA/Narda Margaretha Sinambela)
Jakarta (ANTARA) - Temuan Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan 76,2 persen publik merasa puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo dan sebanyak 14,1 persen di antaranya merasa sangat puas dipimpin oleh Jokowi.
"Mayoritas responden, 76,2 persen, merasa cukup dan sangat puas dengan kerja Presiden Joko Widodo," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan saat memaparkan hasil survei bertajuk "Sikap Publik Terhadap Putusan KPU, Persidangan MK, dan Isu Nasional" yang dipantau secara daring dari Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan ada kenaikan 1,2 persen tingkat approval rating Jokowi jika dibandingkan dengan temuan Februari 2024. Pada Februari lalu, approval rating Jokowi berada di angka 75 persen, kini naik menjadi 76,2 persen.
Dari 76,2 persen approval rating Jokowi, menurut Djayadi, sebanyak 62,1 persen masuk dalam kategori cukup puas. Ada juga 14,1 persen yang menyatakan sangat puas.
"Jika ditotal menjadi 76,2 persen," ungkapnya.
Sementara yang menyatakan sebaliknya, ada 16,7 persen yang menyatakan kurang puas. Ada juga 6,3 persen yang masuk kategori tidak puas sama sekali.
Survei LSI turut merekam alasan tingginya kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi. Dia menilai alasan tertinggi karena pembangunan infrastruktur.
"Angkanya mencapai 20,1 persen," ujar Djayadi.
Alasan tertinggi kedua, yakni soal kinerja Jokowi yang mampu memenuhi ekspektasi publik. Angkanya, menurut Djayadi, mencapai 19,9 persen.
"Ada juga sebanyak 19,5 persen yang puas karena Jokowi kerap memberikan bantuan kepada rakyat kecil," katanya.
Survei LSI dilakukan dalam rentang 7 hingga 9 April 2024, menempatkan 1.213 responden yang diwawancarai melalui sambungan telepon, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: LSI: Approval rating Presiden Jokowi naik jadi 76,2 persen
"Mayoritas responden, 76,2 persen, merasa cukup dan sangat puas dengan kerja Presiden Joko Widodo," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan saat memaparkan hasil survei bertajuk "Sikap Publik Terhadap Putusan KPU, Persidangan MK, dan Isu Nasional" yang dipantau secara daring dari Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan ada kenaikan 1,2 persen tingkat approval rating Jokowi jika dibandingkan dengan temuan Februari 2024. Pada Februari lalu, approval rating Jokowi berada di angka 75 persen, kini naik menjadi 76,2 persen.
Dari 76,2 persen approval rating Jokowi, menurut Djayadi, sebanyak 62,1 persen masuk dalam kategori cukup puas. Ada juga 14,1 persen yang menyatakan sangat puas.
"Jika ditotal menjadi 76,2 persen," ungkapnya.
Sementara yang menyatakan sebaliknya, ada 16,7 persen yang menyatakan kurang puas. Ada juga 6,3 persen yang masuk kategori tidak puas sama sekali.
Survei LSI turut merekam alasan tingginya kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi. Dia menilai alasan tertinggi karena pembangunan infrastruktur.
"Angkanya mencapai 20,1 persen," ujar Djayadi.
Alasan tertinggi kedua, yakni soal kinerja Jokowi yang mampu memenuhi ekspektasi publik. Angkanya, menurut Djayadi, mencapai 19,9 persen.
"Ada juga sebanyak 19,5 persen yang puas karena Jokowi kerap memberikan bantuan kepada rakyat kecil," katanya.
Survei LSI dilakukan dalam rentang 7 hingga 9 April 2024, menempatkan 1.213 responden yang diwawancarai melalui sambungan telepon, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: LSI: Approval rating Presiden Jokowi naik jadi 76,2 persen
Pewarta : Narda Margaretha Sinambela
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hasil survei terbaru sebut 71 persen masyarakat dukung efisiensi anggaran Prabowo
01 June 2025 12:13 WIB
Kasatlantas bantah hasil survei Tomtom Traffic Index yang sebut Palembang Kota termacet
03 February 2025 16:28 WIB, 2025
Tim Kemenkumham Sumsel ikuti rapat percepatan perluasan data responden SPI KPK
16 October 2024 20:44 WIB, 2024