PUPR Palembang bentuk tim banjir
Jumat, 5 Januari 2024 6:56 WIB
Kepala Dinas PUPR Kota Palembang Ahmad Bastari (kanan). ANTARA/Yudi Abdullah
Palembang (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Palembang, Sumatera Selatan membentuk tim untuk mengantisipasi dan menanggulangi banjir pada musim hujan 2024 ini.
"Tim tersebut ditugaskan melakukan pemeliharaan sungai, drainase, membongkar bangunan yang menghalangi jalannya air, dan sosialisasi antisipasi banjir," kata Kepala Dinas PUPR Ahmad Bastari
di Palembang, Jumat.
Dia menjelaskan, menghadapi musim hujan sekarang ini, perlu dilakukan berbagai tindakan pencegahan banjir agar masyarakat tidak mengalami kerugian harta benda dan timbulnya korban jiwa.
Untuk memaksimalkan tim penanggulangan banjir, disiapkan sejumlah peralatan pendukung seperti alat berat dan pompa jinjing yang sewaktu-waktu diturunkan jika terjadi banjir atau genangan air hujan di kawasan permukiman penduduk, jalan protokol, dan sejumlah tempat lainnya.
Selain membentuk tim, ia mengharapkan partisipasi dari masyarakat untuk menjaga lingkungan tempat tinggal dari hal-hal yang dapat menyebabkan genangan air atau banjir ketika hujan turun dalam waktu di atas satu jam.
Partisipasi yang diharapkan dari masyarakat dalam menjaga lingkungan seperti tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran air, dan membongkar bangunan yang dapat menghambat jalan air.
Kemudian masyarakat diharapkan pula secara bersama-sama membersihkan sungai dan tempat resapan air yang ada di wilayah 18 kecamatan dalam kota setempat.
Melalui berbagai tindakan antisipatif diharapkan jika turun hujan deras dalam waktu cukup lama sejumlah kawasan rawan banjir terhindar dari masalah tersebut, kata Bastari.
"Tim tersebut ditugaskan melakukan pemeliharaan sungai, drainase, membongkar bangunan yang menghalangi jalannya air, dan sosialisasi antisipasi banjir," kata Kepala Dinas PUPR Ahmad Bastari
di Palembang, Jumat.
Dia menjelaskan, menghadapi musim hujan sekarang ini, perlu dilakukan berbagai tindakan pencegahan banjir agar masyarakat tidak mengalami kerugian harta benda dan timbulnya korban jiwa.
Untuk memaksimalkan tim penanggulangan banjir, disiapkan sejumlah peralatan pendukung seperti alat berat dan pompa jinjing yang sewaktu-waktu diturunkan jika terjadi banjir atau genangan air hujan di kawasan permukiman penduduk, jalan protokol, dan sejumlah tempat lainnya.
Selain membentuk tim, ia mengharapkan partisipasi dari masyarakat untuk menjaga lingkungan tempat tinggal dari hal-hal yang dapat menyebabkan genangan air atau banjir ketika hujan turun dalam waktu di atas satu jam.
Partisipasi yang diharapkan dari masyarakat dalam menjaga lingkungan seperti tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran air, dan membongkar bangunan yang dapat menghambat jalan air.
Kemudian masyarakat diharapkan pula secara bersama-sama membersihkan sungai dan tempat resapan air yang ada di wilayah 18 kecamatan dalam kota setempat.
Melalui berbagai tindakan antisipatif diharapkan jika turun hujan deras dalam waktu cukup lama sejumlah kawasan rawan banjir terhindar dari masalah tersebut, kata Bastari.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kadis PUPR dan tiga anggota DPRD OKU jalani sidang perdana, kasus OTT dana Pokir
04 August 2025 17:15 WIB
Sidang OTT OKU, jaksa putarkan rekaman percakapan suara antara terdakwa dan Kadis PUPR
14 July 2025 19:06 WIB
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
Pemprov Sumsel-Icraf luncurkan aplikasi SiAlam permudah akses perhutanan sosial
10 December 2025 18:10 WIB